Jumat 30 Oct 2020 08:55 WIB

Vila di Bandung Ini Penuh Hingga Akhir Tahun

Vila termahal yang dimiliki Taman Bougenville, Mooi Lake House, menjadi primadona.

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Bilal Ramadhan
Persiapan Taman Wisata Bougenville, Cimaung, Kabupaten Bandung, Selasa (27/10).
Foto: Republika/Hartifiany Praisra
Persiapan Taman Wisata Bougenville, Cimaung, Kabupaten Bandung, Selasa (27/10).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Kabupaten Bandung melakukan pembatasan kunjungan ke destinasi wisata. Hal itu pun diterapkan pada tempat wisata Taman Bougenville, Cimaung, Kabupaten Bandung.

Manager Taman Bougenville, Erik Hermawan mengaku pandemik virus Corona telah mengubah tren liburan. Seperti di Taman Bougenville, tren kini berganti dengan libur keluarga.

"Meski ada pembatasan tapi wisatawannya sendiri yang membatasi diri untuk datang. Tren untuk menginap pun lebih banyak dari keluarga," kata Erik.

Berbagai paket liburan tersedia di Taman Bougenville. Dari mulai menikmati keindahan alam, berenang di kolam renang, bermain air, hingga berbagai pilihan menginap di Villa. Harga sendiri dibanderol Rp 35 ribu untuk kolam renang dan mulai Rp 700 ribu hingga Rp 10 juta untuk penginapannya.

"Saat ini dominasi masih di pengunjung lokal dari Bandung Raya. Untuk Jabodetabek memang mengikuti dari aturan disana, kalau sedang PSBB, turun," katanya.

Di sisi lain, cuaca yang sudah memasuki musim penghujan membuat jumlah wisatawan turun dengan sendirinya. Jika dibandingkan dengan sebelum pandemi, wisatawan di akhir pekan bisa mencapai 500 orang, namun kini hanya sampai 100 orang.

"Mungkin karena khawatir Covid-19 lagi naik lagi dan sekarang musim hujan jadi peminatnya berkurang," katanya.

Dia menyarankan untuk calon pengunjung yang ingin menginap melakukan reservasi dahulu. Namun vila termahal yang dimiliki Taman Bougenville, Mooi Lake House, menjadi primadona disini.

"Ini lebih eksklusif, dari akses sampai fasilitas diutamakan dan lebih private. Ini sudah full book sampai Desember," katanya.

Erik memastikan protokol kesehatan di Taman Bougenville terjaga dengan ketat. Dia mencontohkan bagaimana pengunjung yang datang harus melewati bilik desinfektan, pengukuran suhu dan diwajibkan mencuci tangan.

"Tetap jaga jarak, pakai masker dan rajin cuci tangan. Jadi liburan tetap nyaman dan aman, apalagi disini langsung dengan alam jadi bisa lebih fresh di liburan panjang ini," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement