Jumat 25 Sep 2020 07:46 WIB

Purwakarta Kembangkan Padi Varietas Tarabas

Varietas padi tarabas diketahui berasal dari induk beras Jepang.

Rep: Zuli Istiqomah/ Red: Friska Yolandha
Pemerintah Kabupaten Purwakarta tengah mengembangkan padi varietas unggulan Tarabas. Padi ini diketahui merupakan varietas dari induk beras Jepang.
Foto: ANTARA/Jojon
Pemerintah Kabupaten Purwakarta tengah mengembangkan padi varietas unggulan Tarabas. Padi ini diketahui merupakan varietas dari induk beras Jepang.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Pemerintah Kabupaten Purwakarta tengah mengembangkan padi varietas unggulan Tarabas. Padi ini diketahui merupakan varietas dari induk beras Jepang.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan Pemkab Purwakarta memiliki lahan pertanian seluas 23 hektare. Saat ini sebagian ditanam dengan varietas terbaru yaitu varietas unggul tarabas. 

Baca Juga

"Padi jenis tarabas adalah kelompok japanica yang kita ketahui induknya yaitu beras dari Jepang. Hari ini dengan adanya gaya hidup, kebutuhan dan konsumsi pasar yang besar, harus ditangkap oleh para petani karena varietas ini secara profit itu keuntungannya lebih tinggi,” kata Bupati Anne di sela-sela kegiatan Panen Raya bertepatan dengan Hari Tani Nasional di areal pesawahan perbatasan Kecamatan Pasawahan dan Kecamatan Purwakarta Kota, Kamis (24/9).

Anne mengatakan budidaya varietas ini masih dalam tahap uji coba di Purwakarta. Nantinya jika berhasil maka akan disiapkan untuk ditanam di lahan milik petani untuk memperbanyak. 

“Mudah-mudahan setelah di uji coba di lahan pertanian milik Pemda, padi jenis ini juga bisa ditanam di lahan-laham pertanian lain di Purwakarta,” ujarnya.

Menurutnya, terkait nilai kesehatan dari padi jenis ini, lebih kepada rasanya yang pulen. Namun ada juga varietas yang lain, yang peruntukannya dalam upaya pencegahan stunting yakni varietas inpari nutri zinc.

"Mulai hari ini kita akan dorong melalui dinas sosial supaya dibeli dari para petani kita, agar dimasukan ke dalam komponen untuk bantuan pangan nontunai, salah satunya berupa beras sebagai upaya untuk peningkatan gizi masyarakat termasuk penekan angka stunting di Purwakarta," tuturnya.

Ia menuturkan Pemkab Purwakarta terus mendorong produksi pertanian di wilayahnta. Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang belum juga mereda Purwakarta juga memastikan produktivitas petani di wilayah tersebut tetap terjaga. Panen raya pun masih dapat dilaksanakan.

Di sisi lain, ujarnya, pada momentum Hari Tani Nasional ini, Pemkab Purwakarta akan terus mendorong penggunaan teknologi dalam pertanian agar para kaum milenial bisa tertarik masuk dalam sektor pertanian. Rencananya tahun 2021 akan diadakan pelatihan dengan menyediakan sarana dan pra sarananya kepada kaum millenial, agar pemasaran prodak pertanian bisa mereka kembangkan seperti varietas tarabas ini. 

“Kaum milenial yang harus menjadi ujung tombaknya. Dengan demikian ketahanan pangan pun dapat terwujud dengan maksimal," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement