Jumat 25 Nov 2022 19:51 WIB

Ganjil-Genap Puncak tidak Berlaku Bagi Kendaraan Bantuan Gempa

Polisi imbau tidak semua pengendara melintasi jalur Puncak karena kapasitas terbatas.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Indira Rezkisari
Pengurus DKM menata bantuan logistik untuk warga terdampak gempa bumi di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Jumat (25/11/2022). Sholat ghaib serta donasi penggalangan dana itu untuk mendoakan dan membantu korban bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur sekaligus bentuk kepedulian terhadap sesama. Republika/Abdan Syakura
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Pengurus DKM menata bantuan logistik untuk warga terdampak gempa bumi di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Jumat (25/11/2022). Sholat ghaib serta donasi penggalangan dana itu untuk mendoakan dan membantu korban bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur sekaligus bentuk kepedulian terhadap sesama. Republika/Abdan Syakura

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Mulai hari ini hingga Ahad (27/11/2022), Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas ganjil-genap kendaraan bermotor di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor. Namun ganjil-genap tidak diberlakukan untuk kendaraan pembawa bantuan bagi korban gempa Cianjur.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Dicky Anggi Pranata, mengatakan ganjil-genap berlaku mulai hari ini pukul 14.00 WIB hingga Ahad  pukul 00.00 WIB. Kendati demikian, pihaknya akan tetap melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan pembawa bantuan.

Baca Juga

Dicky mengatakan apabila ada kendaraan bantuan untuk korban gempa Cianjur yang hendak melewati jalur Puncak namun pelat nomor tidak sesuai tanggal, tetap diperbolehkan melintas. "Masih berlangsung, kita laksanakan seperti biasa Jumat sampai Ahad. Boleh (melintas) dong, kita kan lihat juga di pemeriksaan itu," ujarnya dikonfirmasi, Jumat (25/11/2022).

Meski demikian, Dicky mengimbau agar pengendara tidak seluruhnya melintasi jalur Puncak. Mengingat kapasitas jalur Puncak yang terbatas.

"Cuma kita mengarahkan semua orang kan terkonsentrasi lewat jalur Puncak, kami mengarahkan kepada masyarakat yang akan memberikan bantuan itu dapat melalui jalur lain. Jadi tidak semua terkonsentrasi," ucapnya.

Dia memberi opsi jalur alternatif lain. Salah satunya melalui Jonggol, yang bisa langsung tembus ke kawasan perkotaan di Cianjur. "Nanti sama saja nanti numpuk, lebih baik lewat Jonggol langsung tembus ke Cianjur. Bayangkan kalau semua numpuk, kan kapasitas Puncak juga enggak mungkin," imbuhnya.

Untuk sistem satu arah atau one way, kemungkinan akan dilaksanakan lebih pagi dari biasanya. Mengingat potensi banyaknya aktivitas wisata dan kendaraan bantuan gempa Cianjur besok.

"Untuk besok mengingat adanya jalur wisatawan dan masyarakat yang memberikan bantuan, mungkin kita akan melaksanakan one way lebih dini ya. Jadi supaya arus yang mau masuk ke atas tuh lebih cepat terserap," pungkas Dicky.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement