Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Wawali Kota Depok Ajak Anak Muda Geluti Bisnis Startup

Senin 08 Aug 2022 05:43 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono.

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono.

Foto: Republika
Pemkot Depok meluncurkan program 5.000 Wirausaha Baru dan 1.000 Perempuan Pengusaha.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Wakil Wali (Wawali) Kota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus berupaya agar masyarakat, terutama agar anak muda bisa menjadi salah satu motor penggerak perekonomian. Salah satunya dengan menggeluti bisnis startup.

"Pemerintah Kota Depok kini tengah melakukan program 5.000 Wirausaha Baru dan 1.000 Perempuan Pengusaha. Salah satunya membuka peluang bagi para pemuda untuk membuat startup," kata Imam di Kota Depok, Jawa Barat, Ahad (7/8/2022).

Dia berharap, anak muda di Kota Depok mempunyai jiwa entrepreneur. Dengan begitu, mereka bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru melalui bisnis startup. Untuk itu, sambung dia, seminar daring bagi startup atau usaha rintisan yang digelar Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok sangat baik untuk mendukung kegiatan tersebut.

"Kegiatan webinar bisa mendukung dan membantu para startup menciptakan bisnis yang impactful. Dengan materi crowdfunding bagi startup," kata politikus PKS tersebut. Misalnya Fundex adalah platform securities crowdfunding atau layanan urun dana berbasis teknologi bagi pelaku usaha digital kreatif.

Imam mengatakan, seminar daring itu dapat memacu semangat para anak muda Kota Depok yang sedang berusaha diberbagai macam startup. Pihaknya juga mendorong untuk memanfaatkan program yang telah dibuat Pemkot Depok.

Imam mengatakan, program 5.000 Wirausaha Baru dan 1.000 Perempuan Pengusaha masuk ke dalam realisasi janji pasangan Wali Kota Mohammad Idris-Imam Budi Hartono. "Mudah-mudahan warga Depok banyak yang ikut ya agar program ini bisa berhasil dan bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Termasuk anak-anak muda yang sedang menjalankan usaha startup," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA