Ahad 10 Jul 2022 05:46 WIB

Shalat Idul Adha di JIS, 350 Petugas Kebersihan Dikerahkan

Pemprov DKI juga mengimbau jamaah tidak membawa koran karena dapat menjadi sampah.

Ilustrasi. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengerahkan sekitar 350 petugas untuk memastikan kebersihan di Jakarta International Stadium (JIS) selama pelaksanaan Shalat Idul Adha pada Ahad (10/7/2022).
Foto: Republika/Thoudy Badai
Ilustrasi. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengerahkan sekitar 350 petugas untuk memastikan kebersihan di Jakarta International Stadium (JIS) selama pelaksanaan Shalat Idul Adha pada Ahad (10/7/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengerahkan sekitar 350 petugas untuk memastikan kebersihan di Jakarta International Stadium (JIS) selama pelaksanaan Shalat Idul Adha pada Ahad (10/7/2022). Personel dan armada DLH DKI bersiaga di JIS sejak H-1 Idul Adha atau Sabtu (9/7/2022).

"Petugas melakukan 'operasi semut' membersihkan sampah, baik sebelum maupun sesudah shalat id," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep Kuswanto di Jakarta, Sabtu.

Baca Juga

DLH DKI juga mengerahkan sembilan armada penanganan sampah terdiri dari tujuh truk sampah besar dan dua truk yang dilengkapi alat penyapu otomatis. DLH DKI juga mengoperasikan sebanyak 10 bus toilet yang sudah disiapkan di sejumlah titik di stadion di Jakarta Utara tersebut.

Asep mengimbau jamaah yang datang ke JIS agar bersama-sama menjaga kebersihan dan memastikan rangkaian kegiatan Idul Adha di JIS berlangsung baik. "Kami lakukan pelayanan seoptimal mungkin untuk menjamin tidak terjadi timbulan maupun penumpukan sampah," kata Asep.

Sebelumnya, panitia Shalat Idul Adha di JIS menyiapkan kapasitas yang sama ketika pelaksanaan Shalat Idul Fitri sebelumnya sekitar 8.000 hingga 20.000 orang. Rencananya, lokasi shalat diadakan di sisi barat hingga bagian sisi utara, selatan dan timur JIS.

Panitia menjadwalkan Shalat Idul Adha di JIS mulai pukul 06.30 WIB. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mengimbau para jemaah membawa peralatan shalat pribadi sertamembawa kantong ramah lingkungan untuk menyimpan sandal atau sepatu.

Selain itu, Pemprov DKI juga mengimbau jamaah tidak membawa koran karena dapat menjadi sampah setelah shalat dan tetap pakai masker serta menerapkan protokol kesehatan (prokes) selama kegiatan berlangsung. Jamaah diimbau tetap menjaga jarak agar tidak terlalu rapat antara satu jamaah dengan jamaah lainnya.

Pemprov DKI juga mengimbau jamaah menggunakan transportasi umum atau transportasi berbasis daring untuk mengantisipasi keterbatasan lahan parkir.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement