Wednesday, 19 Muharram 1444 / 17 August 2022

Polisi Selidiki Dugaan Peluru Nyasar Lukai Seorang Warga di Cilincing

Kamis 07 Jul 2022 08:30 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Nur Aini

Lubang akibat peluru, ilustrasi. Seorang warga Cilincing, Jakarta Utara bernama Nurhasanah (26 tahun) diduga terkena peluru nyasar.

Lubang akibat peluru, ilustrasi. Seorang warga Cilincing, Jakarta Utara bernama Nurhasanah (26 tahun) diduga terkena peluru nyasar.

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Korban dugaan peluru nyasar mengalami luka gores di jari kaki

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang warga Cilincing, Jakarta Utara bernama Nurhasanah (26 tahun) diduga terkena peluru nyasar. Akibat peluru nyasar itu, sela-sela jari manis dan kelingking di kaki kiri korban mengalami luka gores. Peristiwa itu terjadi pada pada Senin (4/7/2022) sekitar pukul 23.00 WIB.

"Ada itu suami istri di lantai 2 rumahnya di kamar, kemudian sekitar jam 11 malam itu ada suara, nggak lama ibu ini sela-sela jari manis kelingking itu luka. Lukanya kecil kaya tergores apa itu ya, nggak luka parah," ujar Alex saat dikonfirmasi awak media, Rabu (6/7).

Baca Juga

Menurut Alex, awalnya korban tak menyadari apa yang membuatnya terluka. Beberapa saat kemudian korban menemukan benda yang diduga proyektil peluru. Saat ini, proyektil peluru tersebut diamankan oleh pihak kepolisian untuk dilakukan identifikasi terkait jenis peluru itu.

"Ada ditemukan kaya proyektil begitu sekitar 1 meter, ini kan masih kita periksa juga (jenis proyektilnya)," ungkap Alex.

Menurut Alex, hasil pemeriksaan terhadap warga sekitar juga mengaku tak ada yang mendengar suara letusan senjata. Karena itu, Alex belum dapat menyimpulkan peristiwa itu peluru nyasar atau bukan.

"Dan di sekitar TKP itu saya sudah koordinasi ke pak RT tidak ada yang dengar suara tembakan. Sampai sekarang ini masih belum selesai proses penyelidikan kita," terang Alex. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA