Tuesday, 13 Rabiul Awwal 1443 / 19 October 2021

Tuesday, 13 Rabiul Awwal 1443 / 19 October 2021

Polsek Kembangan Tangkap 13 Remaja Hendak Tawuran

Ahad 19 Sep 2021 04:21 WIB

Red: Ratna Puspita

Jajaran Polsek Kembangan, Jakarta Barat, menangkap 13 remaja yang diduga berniat melakukan tawuran pada Sabtu (18/9) pukul 02.25 WIB. (Foto: Ilustrasi Tawuran)

Jajaran Polsek Kembangan, Jakarta Barat, menangkap 13 remaja yang diduga berniat melakukan tawuran pada Sabtu (18/9) pukul 02.25 WIB. (Foto: Ilustrasi Tawuran)

Foto: Foto : MgRol_92
Polisi juga menyita sejumlah senjata yang diduga untuk aksi tawuran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jajaran Polsek Kembangan, Jakarta Barat, menangkap 13 remaja yang diduga berniat melakukan tawuran pada Sabtu (18/9) pukul 02.25 WIB. Petugas kepolisian menangkap para pelaku saat berkumpul di Lapangan Babulminan, Joglo, Kembangan, Jakarta Barat.

"Ini diduga mereka mau melakukan aksi tawuran, intinya kami masih dalam penyelidikan," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kembangan AKP Ferdo Elvianto saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Baca Juga

Penangkapan 13 remaja ini berawal ketika petugas mendapatkan informasi ada kelompok pemuda yang berkerumun di Lapangan Babulminan. Berdasarkan informasi tersebut, polisi pun langsung menggerebek lapangan yang dijadikan lokasi berkumpul para pemuda itu.

"Jadi waktu kita datangi kesana ternyata ramai, mereka sudah kocar kacir lari kesana ke sini ketika polisi datang," ujar Ferdo.

Sebagian pemuda itu pun melarikan diri, tetapi petugas menangkap 13 orang yang saat ini berada di dalam jeruji besi Polsek Kembangan. Selain mengamankan 13 remaja, polisi juga menyita sejumlah senjata yang diduga untuk aksi tawuran seperti celurit jenis mandau, stik golf hingga stik baseball.

"Kami aman beberapa senjata," turur Ferdo.

Seluruh remaja yang ditangkap pun sudah menjalani tes urin dan hasilnya tidak ada yang positif pemakai narkoba. "Kami juga tidak menemukan adanya minuman alkohol di lokasi," jelas Ferdo.

Hingga saat ini, Ferdo beserta jajaran masih menyelidiki kasus tersebut, guna mencari motif serta identitas kelompok tersebut. "Kami pastikan akan terus mendalami kasus ini," jelas dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA