Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Stasiun Bogor

Kamis 17 Jun 2021 09:13 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Andi Nur Aminah

Ratusan calon penumpang KRL Commuter Line mengantre menuju pintu masuk Stasiun Bogor (ilustrasi)

Ratusan calon penumpang KRL Commuter Line mengantre menuju pintu masuk Stasiun Bogor (ilustrasi)

Foto: Antara/Arif Firmansyah
Bogor merupakan wilayah aglomerasi penyangga ibu kota.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk pengguna jasa commuter line di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/6) pagi ini. Jokowi mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di Stasiun Bogor diselenggarakan mengingat Bogor merupakan wilayah aglomerasi penyangga ibu kota. 

"Pagi hari ini saya melihat pelaksanaan vaksinasi di Stasiun Kota Bogor. Kita tahu Bogor adalah wilayah aglomerasi penyangga dari Ibu Kota Jakarta. Sehingga interaksi, mobilitas, semuanya tinggi," ujar Jokowi usai peninjauan vaksinasi. 

Baca Juga

Presiden menegaskan, pemerintah ingin memprioritaskan vaksinasi di wilayah-wilayah dengan tingkat interaksi dan mobilitas yang tinggi seperti stasiun kereta api, terminal bus, dan juga pelabuhan guna menekan laju penyebaran virus Covid-19. "Kita ingin memberikan prioritas baik bagi penumpang KRL, kemudian penumpang kereta api, juga para pekerja yang ada di stasiun untuk melindungi mereka dari Covid-19," tambah dia. 

Jokowi berharap, percepatan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat ini dapat memberikan perlindungan dari penyebaran virus serta mempercepat pembentukan herd immunity atau kekebalan komunitas. Usai meninjau vaksinasi di Stasiun Bogor, Presiden juga akan melanjutkan peninjauan vaksinasi di Stadion Pakansari Bogor, Kabupaten Bogor. Vaksinasi di lokasi ini ditujukan bagi masyarakat umum berisiko tinggi, masyarakat difabel, dan juga pelaku usaha pariwisata.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA