Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

570 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek Hingga Senin

Selasa 11 May 2021 13:52 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolandha

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di jalan Tol Jakarta Cikampek, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (6/5). Kemacetan tersebut merupakan imbas dari penyekatan kendaraan terkait larangan mudik lebaran 2021 yang dimulai dari tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 sebagai upaya mengantisipasi risiko peningkatan kasus penularan Covid-19 jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Republika/Thoudy Badai

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di jalan Tol Jakarta Cikampek, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (6/5). Kemacetan tersebut merupakan imbas dari penyekatan kendaraan terkait larangan mudik lebaran 2021 yang dimulai dari tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 sebagai upaya mengantisipasi risiko peningkatan kasus penularan Covid-19 jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Republika/Thoudy Badai

Foto: Republika/Thoudy Badai
Jumlah kendaraan yang melintas mengalami penurunan 33 persen dari normal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat total 381.851 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek sejak 6 Mei 2021 hingga Senin (10/5). Kendaraan tersebut meninggalkan Jabodetabek menuju arah timur, barat, dan selatan. 

"Angka ini turun 33,0 persen dari lalu lintas normal sebesar 570.288 Kendaraan," kata Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (11/5). 

Dia menjelaskan, untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah tersebut yakni sebesar 34,6 persen menuju arah timur. Selain itu, sebanyak 36,8 persen menuju barat dan 28,6 persen menuju arah selatan. 

Dwimawan memerinci, untuk kendaran yang menuju arah timur melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek sebanyak 70.714 kendaraan meninggalkan Jakarta. Angka tersebut turun sebesar 44,6 persen dari lalin normal 127.571 kendaraan.

Sementara itu, yang melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang sebanyak 61.517 kendaraan meninggalkan Jakarta. Angka tersebut turun sebesar 52,1 persen dari lalu lintas normal 128.473 kendaraan.

"Total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah timur sebanyak 132.231 kendaraan, turun sebesar 48,4 persen dari lalin normal 256.044 kendaraan," jelas Dwimawan. 

Sementara itu, kendaraan yang menuju arah barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak sebesar 140.505 kendaraan. Angka tersebut turun 22,1 persen dari lalin normal 180.433 kendaraan.

Lalu kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah selatan melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 109.115 kendaraan. Angka tersebut turun sebesar 18,5 persen dari lalu lintas normal 133.811 kendaraan.

Sepanjang periode peniadaan mudik Idul Fitri 1442 H 6-17 Mei 2021, Dwimawan mengimbau kepada Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) kategori dikecualikan seperti kendaraan pelayanan distribusi logistik, keperluan kerja/dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga, ibu hamil (didampingi 1 anggota keluarga) dan kepentingan persalinan untuk dapat melengkapi dokumen persyaratan antara lain Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). Begitupun hasil negatif tes RT-PCR maks 3x24 ja atau hasil negatif tes Rapid Antigen maksimal 2x24 jam atau hasil negatif Genose sebelum keberangkatan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA