Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Video Penindakan Pemain Skateboard, Ini Penjelasan Satpol PP

Kamis 04 Mar 2021 16:22 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Ratna Puspita

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin

Foto: Eva Rianti
Satpol PP menerima laporan para pemain skateboard bermain tanpa pakai masker.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah video yang menunjukan petugas Satpol PP menertibkan beberapa pemuda yang membawa papan skateboard viral di media sosial. Dalam video itu, tampak seorang pemuda terlibat adu mulut dan tarik-menarik skateboard dengan salah satu petugas Satpol PP. 

Pemuda itu mengaku dirinya baru saja tiba di lokasi tersebut dan akan pulang. Namun, petugas Satpol PP tetap meminta pemuda itu untuk ikut dan menyebut bakal menyita skateboard yang ia bawa. 

Baca Juga

Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin pun membenarkan peristiwa yang terekam dalam video tersebut. Ia mengatakan, aksi ini terjadi di trotoar depan Hotel Mandarin Oriental, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (3/3) sore.

Arifin menjelaskan, para pemuda kerap kali berkerumun dan bermain skateboard di lokasi itu tanpa mengenakan masker. Padahal, selama masa PPKM, kegiatan yang berkerumun di ruang publik dibatasi. 

"Kemarin pada saat patroli, anggota Pol PP itu didapati kegiatan yang teman-teman dari yang menggunakan skateboard itu bermain di sekitar trotoar di depan Hotel Mandarin. Tanpa gunakan masker, berkerumun dan sebagainya," kata Arifin saat dikonfirmasi, Kamis (4/3).

Dia mengungkapkan, sebelum hari itu, Satpol PP sudah sering menerima laporan bahwa lokasi tersebut sering digunakan para pemain skateboard untuk bermain tanpa menggunakan masker dan berkerumun di tengah pandemi Covid-19. Namun, Arifin mengatakan, saat Satpol PP melakukan patroli, para pemain skateboard itu pun langsung berlarian dan hanya menyisakan dua pemuda seperti yang terekam dalam video. 

Selanjutnya, dia menjelaskan, anggota Satpol PP berniat mendata kedua pemuda itu untuk diberikan edukasi mengenai protokol kesehatan. Akan tetapi, keduanya justru menolak.

"Sebenarnya kita ingin berikan edukasi, supaya yang dibawa ini bisa ingatkan kepada teman-temannya. Kegiatannya silakan saja. Artinya, kegiatan ini sepanjang tidak ganggu ketertiban umum, tidak berkerumun, menggunakan masker, itu silakan saja, tentu kita tidak lakukan pendisiplinan. Ini kan main enggak menggunakan masker," kata dia.

Kendati demikian, Arifin menuturkan, Satpol PP akhirnya melakukan pendataan terhadap kedua pemuda itu. Setelah didata, keduanya diizinkan pulang dan tidak ada penyitaan skateboard.

Sementara itu, Arifin menambahkan, ia juga akan memberi peringatan kepada petugas Satpol PP yang dinilai bertindak berlebihaan. "Namanya dinamika di lapangan, tentu kalau anggota kami berlebihan, tentu kita akan kasih peringatan kepada anggota," ujar Arifin. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA