Tuesday, 20 Rabiul Awwal 1443 / 26 October 2021

Tuesday, 20 Rabiul Awwal 1443 / 26 October 2021

Kisah 'Nekat' Syifa Robohkan Dua Penjambret Ponsel Neneknya

Kamis 18 Feb 2021 20:45 WIB

Rep: Febryan A/ Red: Yudha Manggala P Putra

Syifa Fauzia Aliffa (17 tahun) memperlihatkan tangannya yang terluka di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (18/2). Tangannya cidera usai menabrakkan diri ke motor pencuri, yang merampas ponsel neneknya di Jalan Swadaya II, Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Ahad (14/2) malam.

Syifa Fauzia Aliffa (17 tahun) memperlihatkan tangannya yang terluka di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (18/2). Tangannya cidera usai menabrakkan diri ke motor pencuri, yang merampas ponsel neneknya di Jalan Swadaya II, Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Ahad (14/2) malam.

Foto: Republika/Febryan. A
Syifa Fauzia, perempuan 17 tahun, mengaku spontan menabrakkan tubuh ke penjambret.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Syifa Fauzia Aliffa tidak berpikir panjang saat merobohkan dua penjambret ponsel neneknya. Gadis 17 tahun ini spontan saja. Yang ada di benaknya ketika itu: bagaimana membuat kedua pelaku jatuh.

Kejadian bermula ketika siswi 3 SMA ini pulang jalan kaki usai membeli nasi goreng dari warung dekat rumahnya, Ahad malam lalu. Lokasinya di Jalan Swadaya II, Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Hampir sampai gerbang rumah, dia tiba-tiba mendengar neneknya, Opih (57 tahun) berteriak meminta tolong.

Ponsel neneknya ternyata dijambret. Dua orang menyambar smartphone Opih saat duduk di teras depan rumah. Teriakan Opih meledak sejurus pelaku kabur menggunakan sepeda motor.

Mendengar itu, Syifa spontan bereaksi. Ia langsung melihat kedua pelaku. Tanpa pikir panjang, tubuhnya ditabrakkan ke motor itu supaya keduanya jatuh.

Perhitungan Syifa tepat. Kedua pencuri roboh. Salah satu pelaku, AS (26 tahun) pun kabur usai jatuh. Pelaku lain berinisial IL (23) bangun, mendirikan sepeda motornya, lalu ikut tunggang-langgang.

Tak sampai di situ. Syifa kemudian berlari mengejar AS yang kabur ke dalam sebuah gang. Sembari berlari ia berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA