Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Jumat, Kunjungan ke Kota Tua Melonjak Drastis

Sabtu 31 Oct 2020 05:53 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Kawasan wisata Kota Tua di Jakbar.

Kawasan wisata Kota Tua di Jakbar.

Foto: PUSPA PERWITASARI/ANTARA FOTO
Pengunjung pada Kamis hanya 506 orang, namun pada Jumat jumlahnya 2.412 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengunjung kawasan wisata Kota Tua, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat (Jakbar) mencapai 2.412 orang atau melonjak dari hari pertama cuti bersama pada akhir Oktober ini.

"Pada Jumat ini, ada sekitar 2.412 pengunjung di Kota Tua. Angka itu melonjak dari hari pertama cuti bersama yang hanya mencapai 251 pengunjung," ujar Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Deddy Tarmizi saat ditemui di Jakarta, Jumat (30/10) malam WIB.

Deddy merinci, pada Selasa (27/10) pengunjung Kota Tua hanya mencapai 251 orang. Angka itu terus naik pada Rabu (28/10) mencapai 564 orang.

Jumlah kunjungan sempat sedikit alami penurunan pada Kamis (29/10), yakni hanya mencapai 506 orang. Namun, pada Jumat (30/10) jumlahnya melesat tajam menjadi 2.412 orang.

Selain itu, tercatat sebanyak 1.381 pengunjung tercatat mengunjungi kawasan Pecinan, Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat. Sisanya 1.031 orang memilih mengunjungi kawasan Kota Intan. "Pada Jumat ini, seluruh pengunjung merupakan turis lokal," jelas Deddy.

Dengan demikian, sambung dia, selama Oktober 2020, kunjungan pada Jumat ini menjadi kunjungan tertinggi Kota Tua selama PSBB. Deddy memastikan pengunjung mematuhi protokol kesehatan ketika berkunjung ke Kota Tua.

Pihaknya bekerja sama dengan Satpol PP DKI Jakbar, menyasar pengunjung-pengunjung yang tidak tertib protokol kesehatan. Kasatpol PP DKI Jakbar, Tamo Sijabat mengatakan, kegiatan tertib masker berfokus di Kota Tua selama masa libur panjang.

"Selama cuti bersama ini, kegiatan tertib masker fokus digelar di Kota Tua. Seluruh tim kami fokus di sana," ujar Tamo. Namun, Tamo belum merinci angka pelanggar masker di Kota Tua karena masih dalam pendataan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA