Selasa 29 Sep 2020 19:30 WIB

Cegah Tumbang, Pemkot Jakbar Pangkas 4 Ribu Pohon

Pohon yang dipangkas berdiameter 45-60 sentimeter dengan ketinggian 8-12 meter.

 Pasukan oranye menarik pohon yang sudah dipangkas di kawasan Jalan Pejaten, Jakarta, Senin (31/7).
Foto: Republika/mah
Pasukan oranye menarik pohon yang sudah dipangkas di kawasan Jalan Pejaten, Jakarta, Senin (31/7).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat memangkas 4.868 pohon. Ini untuk mengantisipasi kejadian pohon tumbang selama musim hujan.

"Sebanyak 4.868 pohon di Jakarta Barat dipangkas, dengan 3.718 pohon mendapat pemangkasan ringan, 916 pohon pemangkasan sedang, dan 234 pemangkasan berat," kata Kasudin Pertamanan dan Hutan Kota Djauhar Arifien di Jakarta, Selasa (29/9).

Sementara, jumlah pohon yang tercatat tumbang atau sempal sebanyak total 92 pohon.

Paling banyak, 43 pohon tumbang atau sempal di bulan Januari. Menurut data terakhir pada Agustus 2020, Djauhar mengatakan sebanyak 775 pohon telah dipangkas.

Jenis pohon yang mayoritas dipangkas di antaranya mahoni, angsana dan trembesi. Sebanyak 587 pohon mendapat pemangkasan ringan, 145 pohon pemangkasan sedang, dan 43 pohon pemangkasan ringan.

Pohon yang dipangkas berdiameter antara 45-60 sentimeter, dengan ketinggian 8-12 meter. Sementara tiga pohon tercatat tumbang atau sempal.

Arifien mengatakan data pemangkasan pohon pada bulan September masih dalam rekapitulasi hingga akhir bulan. Namun pihaknya akan menindaklanjuti semua laporan masyarakat yang membutuhkan pemangkasan pohon, agar tidak membahayakan masyarakat saat musim hujan.

"Kami menerima permohonan pemangkasan melalui surat, CRM, JAKI, Qlue, semua akan ditindaklanjuti," ujar Arifien.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement