Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Wali Kota Tangerang Minta Masyarakat Silaturahim Online

Kamis 21 May 2020 10:42 WIB

Rep: Abdurrahman Rabbani/ Red: Indira Rezkisari

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.

Foto: Yogi Ardhi/Republika
Tangerang melarang pelaksanaan sholat Id di masjid.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG — Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengimbau seluruh warganya bersilaturahim secara daring. Silaturahim tanpa tatap muka itu dimaksudkan mencegah dan meminimalisir penularan virus Corona atau Covid-19 di wilayah Kota Tangerang.

Sebentar lagi umat muslim di dunia akan merayakan hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah. Rasanya tak lengkap jika di hari besar ini tidak saling mengunjungi saudara satu sama lain.

Namun melihat kondisi pandemi yang sedang dialami Indonesia saat ini, membuat sejumlah masyarakat harus menunda kebiasaan tersebut. Tidak bertemu dan berkumpul jadi salah satu cara mencegah dan meminimalisir penyebaran virus.

“Saya mengimbau silaturahim juga lebih baik pakai gadget dan hindari bertemu dengan orang banyak, supaya kita tetap sehat dan terhindar dari penyakit Covid yang sedang melanda ini," ujar Arief, dalam keterangan yang diterima pada Kamis (21/5).

Dia melanjutkan, di tahun 2020 ini, penyelenggaraan ibadah sholat Idul Fitri tetap dapat dilakukan dengan khusyuk dan berkualitas. Tetapi dilakukan di rumah masing-masing bersama dengan keluarga. “Beberapa masjid telah kita larang untuk tidak melaksanakan sholat Id, diantaranya Masjid Raya Al Azhom dan Masjid Al Ijtihad,” katanya.

Larangan sholat Id di masjid merupakan hasil keputusan MUI kota Tangerang dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona di Kota Tangerang. Diketahui wilayah Kota Tangerang menjadi penyumbang angka kasus positif Covid-19 terbesar di Provinsi Banten.

Berdasarkan data dari covid19.tangerangkota.go.id tercatat kasus Covid-19 di Kota Tangerang terus meningkat hingga menembus angka 303 kasus pada Kamis (21/5). Dari 303 kasus positif, 26 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Tercatat ada 127 pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh, sedangkan 150 pasien lainnya masih dalam perawatan.

Tidak hanya kasus positif yang semakin hari semakin meningkat. Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP), orang tanpa gejala (OTG), dan orang dalam pemantauan (ODP) juga terus bertambah. PDP di Kota Tangerang kini tercatat sejumlah 873 orang, OTG tercatat 928 orang, dan kasus ODP sebanyak 2.432 orang.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA