Rabu 01 Apr 2020 20:16 WIB

Komunitas Turun Tangan Jakarta Bagikan 4.000 Paket Kesehatan

Paket kesehatan yang diberikan berisi masker, hand sanitizer, susu steril dan vitamin

Ilustrasi relawan membagikan masker.
Foto: YAHYA ARHAB/EPA-EFE
Ilustrasi relawan membagikan masker.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Komunitas Turun Tangan Jakarta membagikan 4.000 lebih paket kesehatan untuk warga yang tetap bekerja di tengah pandemi virus corona(Covid-19). Setiap hari ada 1.000 paket kesehatan dibagikan kepada para pekerja yang tetap bekerja di luar rumah selama "social distancing".

"Para pekerja tersebut menjadi perhatian relawan TurunTangan Jakarta, karena aktivitasnya yang padat di luar rumah dan berisiko terpapar virus," kata Koordinator Turun Tangan Jakarta, Muhammad Islah Satrio, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (1/4). 

Islah menyebutkan, para pekerja itu seperti Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) UPK Badan Air, anggota polisi, pengemudi ojek daring, petugas kesehatan, hingga pekerja yang masih berkantor yang ditemui di sejumlah stasiun MRT.

Paket kesehatan yang diberikan berisi peralatan pelindung diri dari paparan virus seperti masker, hand sanitizer, susu steril dan vitamin C. Pemberian bantuan tersebut terlaksana atas kerja sama Komunitas TurunTangan Jakarta dengan situs penggalang dana serta donasi melalui kitabisa.com. "Total ada sekitar 4.000 lebih paket kesehatan yang kami berikan kepada para pekerja yang membutuhkan," kata Islah.

Menurut Islah, selama pademi corona mewabah, masyarakat kesulitan mendapatkan masker dan "hand sanitizer". Selain itu, tidak semua pekerja bisa berkerja dari rumah, ada juga pekerja yang tetap bertugas di luar rumah meski sudah ada imbauan untuk bekerja dari rumah (WFH).

Seperti PPSU UPK Badan Air Lingkungan Hidup DKI Jakarta tetap bertugas menjaga saluran air tetap bersih dari sampah dan petugas Kepolisian yang tetap bertugas mengamani wilayah. "Para petugas tersebut perlu mendapat apresiasi dari kita semua, karena sudah menjaga kebersihan air di seluruh DKI Jakarta," kata Islah.

Komunitas Turun Tangan Jakarta telah bergerak memberikan bantuan paket kesehatan sejak Sabtu (28/3), paket diberikan kepada tenaga kesehatan di 9 rumah sakit rujukan di Jakarta dan para pekerja di kawasan Monas, Karet, Gondangdia, Senayan, Polda Metro Jaya serta kawasan lainnya sekitar Jakarta.

Pada Selasa (31/3), relawan Turun Tangan Jakarta juga membagikan 1.200 paket kesehatan kepada komunitas Gojek, UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, MRT Lebak Bulus dan MRT Bundaran HI. "Hari ini kami membagikan paket kesehatan kepada orang-orang yang masih berangkat kerja di MRT Blok M, MRT GBK, MRT Istora Senayan, dan Stasiun Manggarai," kata Siti, relawan lainnya.

Yusuf, salah seorang petugas UPK Badan Air DKI Jakarta mengatakan, sejak wabah Covid-19 melanda Jakarta, petugas UPK Badan Air tetap bekerja di lapangan tetapi bergilir dengan sistem shift.

Petugas PPSU UPK Badan Air tidak bisa dirumahkan karena harus merawat kebersihan sungai setiap harinya dari sampah. "Karena jika kami libur, sampah-sampah di kali akan menumpuk. Jadi kami tetap bekerja tapi sistem shift," kata Yusuf.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement