Kamis 12 Mar 2020 12:14 WIB

PUPR Depok Fokus Kurangi Titik Banjir

Ada 136 bencana banjir dan longsor yang dipetakan di Depok. 

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Dwi Murdaningsih
Ilustrasi Banjir.(republika)
Foto: republika
Ilustrasi Banjir.(republika)

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok merancang program penanggulangan banjir untuk diterapkan pada 2020. Kepala Dinas PUPR Kota Depok Dadan Rustandi mengungkapkan total bencana longsor dan banjir yang telah dipetakan berjumlah 136 titik.

"Untuk menekan angka itu, kami telah memiliki beberapa program. Salah satunya rehabilitasi, normalisasi dan penurapan saluran irigasi di 33 lokasi di Kota Depok," ujar dia, di Balai Kota Depok, Kamis (12/3).

Dia menambahkan, selain itu, pihaknya juga akan melakukan pembangunan dan rehabilitasi terhadap bangunan irigasi di enam lokasi, yakni di Bendung saluran Cabang Barat (BCB) Kelurahan Grogol, BCB Kelurahan Krukut dan lain-lain.

"Kami juga menormalisasi drainase dengan melibatkan masyarakat dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Menata sistem drainase utama Kota Depok serta penataan Daerah Aliran Sungai (DAS)," ucap Dadan.

Menurut Dadan, pihaknya berencana melakukan konservasi dan pemanfaatan situ sebagai resapan air yang pengerjaannya akan dilakukan di 14 lokasi. Seperti, penurapan kali inlet Situ Cilodong, penurapan dan normalisasi saluran inlet Situ Tipar, penurapan Situ Cinere dan lainnya.

 "Semua kegiatan ini sebagai upaya untuk mengurangi titik banjir dan longsor di Kota Depok," kata dia .

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement