Monday, 2 Rabiul Awwal 1442 / 19 October 2020

Monday, 2 Rabiul Awwal 1442 / 19 October 2020

Buka Akses Daerah di Bogor, PUPR Tambah Alat Berat

Senin 06 Jan 2020 16:08 WIB

Red: Friska Yolanda

Warga korban longsor sambil membawa logistik menaiki bukit untuk menuju rumah mereka yang terdampak longsor di Sukajaya, Bogor, Jawa Barat, Minggu (5/1/2020).

Warga korban longsor sambil membawa logistik menaiki bukit untuk menuju rumah mereka yang terdampak longsor di Sukajaya, Bogor, Jawa Barat, Minggu (5/1/2020).

Foto: ANTARA FOTO
11 kendaraan alat berat akan diterjunkan untuk menembus jalan yang tertutup longsor.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono akan menambah kendaraan alat berat agar jalan utama menuju desa-desa di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor yang terisolasi akibat longsor. Diharapkan, jalur tersebut bisa diakses dalam waktu seminggu ke depan.

"Ini ada beberapa desa yang terisolasi, untuk itu saya buat dua tim. Kalau Bapak Presiden Jokowi kasih waktu seminggu, itu insya Allah bisa tembus," kata Menteri Basuki, dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (6/1).

Sedikitnya, menurut Menteri Basuki, 11 kendaraan alat berat akan diterjunkan untuk menembus jalan-jalan utama yang tertutup longsor. Kementerian PUPR sejak Sabtu (4/1) telah mengirimkan alat berat ke lokasi longsor di Kecamatan Sukajaya, yaitu enam excavator, satu loader, dan satu buildozer.

Baca Juga

"Metodenya, setelah satu jalur menuju Sukajaya tembus, selanjutnya alat berat ini langsung berangkat ke desa berikutnya, kemudian kendaraan di belakang masuk untuk membersihkan," ujar Basuki.

photo
Sejumlah anggota Sat Brimobda Jabar, Basarnas dan relawan melakukan proses pencarian korban tanah longsor di Kampung Sinar Harapan, Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ahad (5/1/2020).
Sedangkan jalan utama menuju Desa Pasir Madang ditarget bisa selesai dan dapat diakses pada Senin (6/1). "Untuk Desa Pasir Madang, Sukajaya, mudah-mudahan Senin sore bisa tembus," kata Basuki.

Desa Pasir Madang, merupakan satu dari enam Desa yang hingga kini masih terisolir akibat longsor. 

Pada Rabu (1/1) pukul 06.00 WIB terjadi hujan deras yang membuat Sungai Cidurian di Kabupaten Bogor meluap dan mengakibatkan beberapa wilayah sekitarnya mengalami banjir dan longsor. Selain Desa Pasir Madang, masih banyak titik longsor yang menutup jalan-jalan utama menuju desa-desa lainnya yang juga mengalami bencana longsor, yakni Desa Kiarasari, Kiara Pandak, Urug, Cisarua, dan Desa Cileuksa.

Untuk akses jalan yang tertutup akibat banjir dan longsor, sebagian titik sudah terbuka yakni pada Jalan Raya Cigudeg – Kecamatan Sukajaya sepanjang 7 Km sudah, Posko Utama – Sub Pos Harkat Jaya sepanjang 2 Km, dan ruas Jl Kiarasari – Jl Pasir Madang sudah berhasil dibuka 4 titik dari 13 titik longsoran.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA