Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

Menparekraf: MotoGP 2022 akan Sumbang Ekonomi Lokal Rp 500 Miliar

Senin 14 Feb 2022 20:09 WIB

Red: Nidia Zuraya

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.

Foto: istimewa
Perhelatan MotoGP 2022 diperkirakan akan menambah lapangan kerja sebanyak 50 ribu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyebutkan perhelatan MotoGP 2022 di Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan memberi sumbangan kepada ekonomi lokal sebesar Rp 500 miliar. "Berdasarkan perhitungan kami, perhelatan ini juga telah menciptakan 11 ribu lapangan kerja selama tes pramusim," ucapnya dalam Side Event G20 Indonesia di Jakarta, Senin (14/2/2022).

Untuk bulan selanjutnya, terutama saat perhelatan final, nilai ekonomi lokal tersebut tentunya akan semakin bertambah. Bahkan, ia memperkirakan pertambahan lapangan kerja akan mencapai 50 ribu di beberapa sektor tertentu dari seluruh rangkaian MotoGP 2022.

Baca Juga

"Kami juga percaya akan ada dampak berkelanjutan di 10 sektor prioritas pariwisata berkat kegiatan ini," tuturnya.

Selain itu, Sandiaga menilai peningkatan ekonomi berkat MotoGP 2022 tak hanya akan berdampak kepada Lombok, tetapi juga NTB dan sekitarnya. Sejauh ini, tes pramusim MotoGP 2022 berjalan dengan sangat baik meski terdapat beberapa hal yang harus ditingkatkan, khususnya dari sisi trek dan beberapa persiapan akomodasi.

"Namun, selebihnya berjalan dengan lancar dan kami sangat senang karena kegiatan MotoGP ini turut membantu mendorong pemulihan ekonomi," ungkapnya.

Selain MotoGP, ia menyampaikan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika nantinya juga akan berpartisipasi dalam Side Event G20, khususnya terkait fokus pengembangan berkelanjutan di sektor pariwisata.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA