Jumat 26 Jun 2020 18:28 WIB

900 Rumah Tak Layak Huni Siap Direhabilitasi

Insya Allah Pemda Lombok Barat akan melakukan hal yang sama dengan Polri

Kakek Eneb (69), Warga Desa Cibeet Kabupaten Bandung sudah 8 bulan tinggal di gubuk bekas kandang ayam. Polsek Ibun berencana memperbaiki rumah tidak layak huni kakek Eneb berukuran 3x3 meter persegi menggunakan dana anggota dari program Kencleng Jumat, Ahad (17/12).
Foto: dok: Kapolsek Ibun, Iptu Asep Dedi
Kakek Eneb (69), Warga Desa Cibeet Kabupaten Bandung sudah 8 bulan tinggal di gubuk bekas kandang ayam. Polsek Ibun berencana memperbaiki rumah tidak layak huni kakek Eneb berukuran 3x3 meter persegi menggunakan dana anggota dari program Kencleng Jumat, Ahad (17/12).

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM — Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, merencanakan kegiatan rehabilitasi 900 lebih rumah warga yang kondisinya tidak layak huni.

"Insya Allah Pemda Lombok Barat akan melakukan hal yang sama dengan Polri, melakukan rehabilitasi 900 lebih rumah," kata Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid ketika ditemui dalam kegiatan penyerahan bantuan rumah siap huni dari Polres Lombok Barat di Lembar, Jumat (26/6).

Terkait dengan anggarannya, Fauzan mengatakan sudah disiapkan tahun ini Rp17,5 juta/unit.

"Jadi anggarannya itu sudah ada dari daerah, untuk satu rumah anggarannya Rp17,5 juta, tahun ini kita realisasikan," ucapnya.

Secara teknis, kata dia, pembangunannya akan dilaksanakan dengan metode swakelola masyarakat. Bahkan Kodim 1606/Lombok Barat dan Polres Lombok Barat telah siap mendukung penuh rencana tersebut.

"Jadi pemda yang siapkan anggaran, yang kerjakan itu Polri dan TNI. Ini kita lakukan bersama supaya upah (pembangunan) bisa ditekan, rumah warga jadi lebih layak," kata Fauzan.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement