Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Astaga.. Lima Pulau Indonesia Dijual ke Pihak Asing?

Senin 28 Feb 2011 16:28 WIB

Rep: Bilal Ramadhan/ Red: Didi Purwadi

Peta pulau terdepan Indonesia

Peta pulau terdepan Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Lima pulau di Kepulauan Riau (Kepri) diduga dijual ke pihak asing. Himpunan Masyarakat Adat Pulau Rempang Galang (Himad Purelang) pun melaporkan penjualan bagian pulau terluar itu kepada Mabes Polri pada Senin (28/2).

Himpunan masyarakat dari seluruh rangkaian pulau di Batam itu menyampaikan bahwa terdapat pulau milik negara yang saat ini diduga telah berpindah kepemilikan kepada warga asing seperti Australia, Malaysia dan Singapura.

“Lima pulau yang dijual itu adalah Pulau Penempan, Pulau Pengalap, Pulau Tanjungrame, Pulau Segayang dan sebagian Pulang Galang,” kata ketua tim pelapor Himad Purelang, Yansenus, dalam pers rilisnya di Mabes Polri, Jakarta, Senin (28/2). Untuk Pulau Galang, tambahnya, telah lebih dari setengahnya yang telah menjadi milik warga asing.

Ia memaparkan salah satu bukti jika pulau-pulau itu sudah diperjualbelikan yaitu adanya permasalahan jual beli yang sempat mencuat antar pembeli Pulau Segayang yang berwarga negara Australia dan Singapura pada 2001 silam. Selain itu, di Pulau Penempan, Pengalap, Tanjungrame, Segayang dan sebagian Pulau Galang, sudah banyak kegiatan pembangunan seperti bangunan mewah, galangan kapal, pelabuhan liar berskala internasional, penggundulan hutan mangrove serta reklamasi pantai dan laut tanpa izin.

Pihak Himad Purelang pun melaporkan beberapa pihak kepada Polda Kepri dan dua pengusaha serta seorang birokrat ke Mabes Polri. “Kepala Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kota Batam, Buralimar, malah tidak melakukan upaya untuk menghindarkan negara dari kerugian akibat penjualan pulau itu,” tegasnya.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA