Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

Banjir Jeddah Telan 77 Korban Tewas

Sabtu 28 Nov 2009 04:34 WIB

Red:

JEDDAH--Sampai hari ini, sebanyak 77 jenazah ditemukan terhanyut akibat banjir besar yang melanda Jeddah, Rabu. Menurut juru bicara Kantor Pertahanan Sipil Jeddah, Kapten Abdullah Al-Amri, 71 jenazah sudah diambil keluarganya untuk dimakamkan.

Hingga jumat siang waktu setempat, tim SAR masih menyisir berbagai lokasi untuk menemukan korban tewas lainnya. Diperkirakan, jumlah korban tewas akan terus bertambah mengingat makin banyaknya laporan masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya.

Al-Amri menyatakan, dampak banjir yang paling parah terjadi di distrik sebelah timur jalur bebas hambatan Jeddah-Makkah. Wilayah itu meliputi Al-Muntazahat, Quaizah, Al-Adl, Al-Sulaimaniyah, dan Al-Jamaa. Jalur Al-Harmain Expressway yang dalam waktu dekat bakal diresmikan juga turut terimbas banjir.

Menurutnya, Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil kini tengah menyiapkan apartemen untuk menampung para korban banjir. Rumah-rumah mereka terendam dan beberapa barang hanyut terbawa air. Sejauh ini, sudah 20 keluarga yang menempati apartemen sementara mereka.

Juru bicara pemerintah Jeddah, Ahmad Al-Ghamdi, menyatakan danau penampung limbah aman dari banjir. Ia menyatakan penduduk tak perlu mencemaskan danau itu jebol dan berakibat fatal bagi warga. Debit air memang sempat meninggi hingga 90 cm tapi sekarang sudah turun lagi ke angka 72,5

Drainase yang buruk dituding menjadi penyebab banjir di Jeddah. Sekteratis Kotamadya Jeddah bidang Konstruksi dan Proyek,  Ibrahim Kutubkhanah, menyatakan dibutuhkan dana sekitar 3 miliar riyal untuk membangun proyek drainase kota. "baru 30 persen proyek drainase itu yang berjalan," ujarnya.

Pimpinan Departemen Kesehatan Kota Jeddah, Dr Sami Badawood kegawatdaruratan akibat banjir telah berakhir. Beberapa rumah sakit yang semula tergenang banjir juga sudah difungsikan kembali. Hanya tinggal Rabigh General Hospital yang menghentikan pelayanannya akibat terkena ibas banjir itu. "Rumah sakit lain siap merawat pasien," jelasnya. n siwi

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA