Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Bea Cukai Batam Amankan 1,7 Kg Sabu

Rabu 22 May 2019 11:40 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Petugas Bea Cukai Batam kembali berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu dari dua penindakan yang dilakukan di hari yang sama pada Kamis (16/5).

Petugas Bea Cukai Batam kembali berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu dari dua penindakan yang dilakukan di hari yang sama pada Kamis (16/5).

Foto: bea cukai
Sabu diamankan di Bandara Hang Nadim Batam.

REPUBLIKA.CO.ID,BATAM -- Petugas Bea Cukai Batam kembali berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu dari dua penindakan yang dilakukan di hari yang sama pada Kamis (16/5). Penindakan dilakukan di Bandara Hang Nadim Batam. Dari dua penindakan tersebut, petugas berhasil mengamankan 1,7 Kg sabu.

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Susila Brata mengungkapkan kronologi dua penindakan yang telah dilakukan petugas Bea Cukai Batam.  “Petugas berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 1,5 Kg yang rencananya akan diterbangkan ke Balikpapan,” ungkap Susila.

Sabu tersebut dibawa oleh seorang tersangka berinisial RG. Barang haram tesebut disembunyikan di dalam koper tersangka. Dari hasil pengujian sementara dengan NIK, diidentifikasikan barang tersebut merupakan Methamphetamine / Sabu. “Terhadap tersangka dan barang bukti selanjutnya diserahkan ke Kepolisian Daerah Provinsi Kepulauan Riau untuk proses lebih lanjut,” ujar Susila.

Sebelumnya, di hari yang sama, petugas Bea Cukai juga berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu seberat 219gram yang akan diterbangkan ke Lombok. Sabu tersebut dibawa oleh tersangka berinisial H. Kejadian terjadi sekitar pukul 08.00 WIB dan petugas Bea dan Cukai Bandara Internasional Hang Nadim Batam mencurigai salah seorang penumpang di pemeriksaan barang dan penumpang (X-ray).

“Dari hasil pemeriksaan kedapatan 4 benda mencurigakan di dalam dubur yang diduga berupa sabu. Terhadap tersangka dan barang bukti selanjutnya diserahkan ke Kepolisian Daerah Provinsi Kepulauan Riau untuk proses lebih lanjut,” kata Susila.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA