Thursday, 9 Safar 1440 / 18 October 2018

Thursday, 9 Safar 1440 / 18 October 2018

Asian Games 2006, Rentetan Kontroversi di Tanah Jazirah (2)

Selasa 27 Mar 2018 21:19 WIB

Rep: Gilang Akbar Prambadi/ Red: Endro Yuwanto

Asian Games 2006 Doha, Qatar.

Asian Games 2006 Doha, Qatar.

Foto: designsport.org
Seorang atlet berkuda Korsel Kim Hyung Chil tewas karena kondisi trek yang tak layak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gempitanya upacara pembukaan tak berbanding lurus dengan kesiapan panitia pelaksana. Belum terbiasanya masyarakat negara Timur Tengah dalam menggelar sebuah pesta olahraga berdampak negatif pada gelaran Asian Games 2006.

Kontroversi bahkan sudah terjadi sejak hari pertama. Meskipun upacara pembukaan spektakuler hingga banyak menerima pujian tinggi, ada beberapa kritik menghampiri. Contohnya ketika sesaat setelah upacara pembukaan selesai, hujan lebat turun mengguyur.

Para atlet yang sudah berada di luar stadion Khalifa International pun beranjak masuk kembali ke stadion untuk berlindung. Namun, panitia pelaksana tidak mengizinkan satu orang pun boleh masuk.

Alhasil, banyak atlet bahkan delegasi dari negara-negara peserta harus rela diguyur hujan selama hampir 30 menit. Melihat gelagat panitia yang tetap enggan memberikan perlindungan, ratusan duta kontestan Asian Games ini kemudian berlari menuju bus masing-masing untuk menghindari hujan.

Namun, lagi-lagi panitia tak mampu mengatur hal ini. Kekacauan pun pecah akibat terjadinya rebutan bus yang diwarnai aksi saling dorong. Protokoler transportasi yang berantakan ini membuat Chef de Mission Filipna Butch Ramirez menjadi korban. Ramirez menderita serangan asma akibat kekacauan itu. Beruntung nyawa Ramirez bisa diselamatkan.

Kontroversi kemudian berlanjut di gelanggang. Panitia melakukan sejumlah kebijakan aneh dengan mendiskualifikasi atlet dengan tuduhan doping tanpa tes. Hal ini menimpa petinju Malaysia untuk kelas bantam, Sazali Samad dan binaragawan Irak, Saad Faeaz. Keduanya divonis doping setelah bertanding tanpa adanya tes terlebih dulu.

Kontroversi besar lainnya adalah soal diskualifikasi atlet pelari wanita India, Santhi Soundarajan. Sempat meraih medali perak di nomor 800 meter, Soundarajan kemudian seperti biasa diminta melakukan prosedur tes gender.

Hasil tes tersebut kemudian menunjukkan Soundarajan tak punya karakteristik wanita. Padahal, seumur hidupnya Soundarajan tak pernah mendapatkan hasil tes seperti ini. Akibatnya, perak Soundarajan dicabut dan ia juga tak boleh berpartisipasi lagi di Asian Games 2006.

Soundarajan kemudian pulang lebih dulu dibanding rekan-rekannya ke kampung halamannya di India. Soundarajan mengalami depresi hebat. Penyelidikan kemudian dilakukan kepada Soundarajan. Hal ini dilakukan karena Soundarajan sudah mengoleksi banyak prestasi di berbagai kejuaraan.

Ternyata, dipastikan Soundarajan adalah wanita tulen. Hanya saja, sosok yang kini jadi pelatih lari India ini mengidap sindrom insensitivitas androgen. Tubuh Soundarajan didominasi oleh kromosom Y yang umumnya terjadi pada pria.

Setelah itu, kontroversi terbesar terjadi ketika hujan lebat mengguyur lapangan tempat diadakannya lomba kuda. Seorang atlet Korea Selatan Kim Hyung Chil harus tewas ketika menjalani lompatan kedelapan di nomor cross country.

Kim yang kala itu berusia 47 tahun kesulitan mengendalikan kudanya akibat trek yang becek setelah hujan besar. Kim pun tewas usai kuda yang ditungganginya, Bundaberg Black tak mampu melewati rintangan hingga terjatuh. Malang, Kim yang lebih dulu terlempar ke tanah kemudian terhantam kepalanya oleh badan Black.

Investigasi kemudian dilakukan oleh komite organisasi Asian Games. Hasil investigasi menyatakan penyebab kematian Kim dipengaruhi oleh kondisi trek yang jauh dari ideal. Kondisi ini muncul karena hujan lebat beberapa saat sebelum lomba. Panitia dianggap lalai karena tak bisa mengondisikan trek tetap layak pakai meski sudah diguyur hujan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

REKOR

ASIAN GAMES 2018

No Negara G S B T
1 China 132 92 65 289
2 Japan 75 56 74 205
3 South Korea 49 58 70 177
4 Indonesia 31 24 43 98
5 Uzbekistan 21 24 25 70
 
Terpopuler