Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Tingkat Partisipasi Warga Depok Masuk SMA Rendah

Ahad 06 Mar 2011 12:15 WIB

Rep: M Akbar/ Red: Djibril Muhammad

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK - Wakil walikota Depok Idris Abdul Shomad menyatakan tingkat partisipasi warga kota Depok untuk masuk Sekolah Menengah Atas (SMA) masih sangat rendah. Ia menyebut tingkat partisipasi untuk masuk SMA ini masih 60 persen.

"Padahal pemerintah pusat menargetkan 70 persen," katanya saat meresmikan TPA Nururrahman di Kavling Pelita Air Service, Sawangan, Depok, Ahad (6/3).

Rendahnya tingkat partisipasi ini berkaitan dengan ketersedian gedung SMA yang masih sangat kurang. "Akibatnya banyak warga Depok yang lebih banyak memasukkan anaknya ke SMA di Jakarta dan Bogor," ujarnya.

Meski rendah dalam partisipasi masuk SMA, namun di tingkat pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Atas (SMP) masih tinggi. Partisipasi masuk SD, ungkap wakil walikota, jumlahnya sekitar 95 persen. Lalu partisipasi masuk SMP sebanyak 85 persen.

Sementara itu, untuk anggaran pendidikan yang telah digelontorkan pemda, wakil walikota mengaku nilainya sudah jauh lebih baik. Ia menyebut sejauh ini anggaran untuk pendidikan di kota Depok nilainya telah mencapai 32 persen. "Jumlah ini sudah melampaui target pemerintah (pusat) yang mematok 20 persen," katanya.

Meski anggaran sudah besar namun wakil walikota tetap mengajak partisipasi dari masyarakat. Ia juga meminta agar organisasi masyarakat (ormas) bisa lebih aktif lagi memberikan perannya. "Perlu adanya kerja sama untuk mengatasi permasalahan ini, termasuk di dalamnya peran serta dari ormas. Nah apa yang dilakukan TPA Nurrurahman ini perlu diberikan apresiasi yang luar biasa," ujarnya.

Sementara itu Verus Hardian, ketua Badan Kemakmuran Mushola Nururrahman, menjelaskan hadirnya TPA yang berada di lingkungan Kavling Pelita Air Service ini sebagai usaha untuk membangun karakter manusia menjadi lebih baik. "Kami berharap kehadiran TPA ini bisa memberikan kontribusinya buat lingkungan," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA