Thursday, 25 Syawwal 1443 / 26 May 2022

Israel Bebaskan Seorang Anggota Parlemen Hamas

Senin 21 Jun 2010 17:37 WIB

Red: Krisman Purwoko

REPUBLIKA.CO.ID,JERUSALEM--Israel Ahad membebaskan seorang dari beberapa anggota parlemen Hamas yang ditangkap setelah gerilyawan-gerilyawan Jalur Gaza menangkap seorang prajurit Israel dalam serangan lintas perbatasan yang mematikan Juni 2006, menurut pihak berwenang penjara.

Naif al-Rajoub dibebaskan ke Tepi Barat yang diduduki karena itu adalah "akhir dari hukumannya", ujar seorang juru bicara yang tidak memberikan keterangan lebih terperinci.

Ia termasuk di antara lebih dari 60 pejabat terpilih Hamas yang ditangkap setelah prajurit Israel tersebut, Gilad Shalit, ketika itu 19, ditangkap dalam serangan yang diklaim oleh Hamas dan dua kelompok yang lebih kecil. Banyak (pejabat Hamas) sejak itu telah dibebaskan.

Israel sekarang menahan sembilan anggota parlemen Hamas, dan juga dua anggota parlemen dari gerakan Fatah sekuler yang dipimpin oleh Presiden Palestina Mahmud Abbas dan satu dari kelompok sayap kiri, Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PFLP).

Hamas telah meminta pembebasan ratusan warga Palestina yang ditahan di Israel, termasuk beberapa gerilyawan penting yang dihukum karena serangan mematikan, sebagai pertukaran bagi Shalit, yang ditahan di sebuah tempat rahasia di Gaza.

Putaran terakhir pembicaraan mengenai Shalit, yang ditengahi oleh Mesir dan seorang diplomat Jerman, terhenti akhir tahun lalu ketika Israel menyampaikan tawaran yang mana Hamas belum menanggapi secara resmi.Israel dan Hamas saling menyalahkan pihak lainnya atas kegagalan untuk mencapai perjanjian itu.

Hamas memperoleh kemenangan dengan selisih suara amat banyak dalam pemilihan dewan Januari 2006, yang pertama diadakan, dengan mendapat 74 kursi dalam parlemen yang memiliki 132 anggota, dan mengalahkan Fatah yang lama dominan, yang hanya memperoleh 45 kursi.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA