Senin 21 Jun 2021 13:23 WIB

Gandeng Bank Jago, AdaKami akan Salurkan Pembiayaan Rp 100 M

Fasilitas pembiayaan tersebut akan disalurkan ke empat juta pengguna AdaKami.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Nidia Zuraya
Logo Bank Jago
Foto: www.jago.com
Logo Bank Jago

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aplikasi peer-to-peer lending (P2P) milik PT Pembiayaan Digital Indonesia, AdaKami, menggandeng PT Bank Jago Tbk sebagai Super Lender dengan nilai kerja sama pembiayaan hingga Rp100 milIar. Sinergi ini meningkatkan likuiditas AdaKami sehingga mampu memperluas akses pinjaman ke segmen ritel, mass market serta pelaku usaha kecil menengah. 

“Melalui kolaborasi ini, kami optimistis mampu mengakselerasi inklusi keuangan dan mempermudah akses kredit kepada para pelaku ekonomi riil,” ungkap Direktur Utama PT Pembiayaan Digital Indonesia, Bernardino M Vega Jr, Senin (21/6).

Baca Juga

Proses membangun kolaborasi dengan Bank Jago difinalisasi pada 12 April 2021. Fasilitas pembiayaan senilai Rp 100 miliar tersebut akan disalurkan ke empat juta pengguna AdaKami yang mayoritas berprofesi sebagai pelaku usaha. 

Menurut Bernardino, situasi pandemi menjadi momen yang tepat untuk memperkuat kolaborasi perbankan dan fintech. Selain membuka akses yang lebih besar kepada para peminjam, kerjasama dua industri ini dinilai juga akan memperkuat ekosistem keuangan digital menjadi lebih inklusif dan kolaboratif. 

AdaKami telah menyalurkan pinjaman secara kumulatif hingga lebih dari Rp5 triliun kepada 6,4 juta debitur terdaftar. Dari total pinjaman tersebut, sebanyak 40 persen digunakan untuk modal kerja (capital loan). Sementara itu, selama kuartal I 2021 AdaKami telah memberikan pinjaman hampir Rp2 triliun kepada lebih dari satu juta peminjam.

Dengan adanya kolaborasi dengan Bank Jago, AdaKami akan meningkatkan jumlah dana dan plafon pinjaman yang dapat diajukan oleh calon peminjam. Lebih dari itu, AdaKami juga berencana menurunkan bunga pinjamannya pada tahun 2021.

“Sejalan dengan misi kami untuk terus menemani masyarakat meraih mimpi mereka, kami akan berusaha memudahkan layanan AdaKami dengan suku bunga yang lebih rendah sehingga akan ada lebih banyak masyarakat yang dapat menikmati manfaatnya,” jelas Bernardino.

Selain meningkatkan kapasitas kredit dan menurunkan suku bunga, pada tahun ini AdaKami juga akan meluncurkan kolaborasi dengan beberapa pemain e-commerce dan dompet digital terkemuka di Indonesia. Melalui kolaborasi channeling, AdaKami akan menambahkan jumlah dan kategori transaksi dalam waktu dekat.

“Langkah kolaborasi dengan berbagai mitra menjadi upaya kami untuk terus berkontribusi pada peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB). Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pangsa pasar, menjangkau basis pengguna yang lebih luas, meningkatkan pengalaman, serta kepuasan para pengguna AdaKami,” kata Bernardino.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement