Senin 22 Feb 2021 15:47 WIB

Korban Banjir Tes Antigen Positif Dirujuk ke Wisma Atlet

Pemprov DKI akan merujuk korban banjir hasil antigen positif tanpa menunggu swab PCR.

Rep: Flori Sidebang/ Red: Yudha Manggala P Putra
Petugas  melakukan rapid test antigen. Ilustrasi
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Petugas melakukan rapid test antigen. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan layanan rapid test antigen bagi warga yang terdampak banjir. Dinas Kesehatan DKI Jakarta pun telah berkoordinasi dengan Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet untuk menjadi lokasi rujukan perawatan korban banjir yang positif Covid-19 usai tes rapid antigen.

"Kalaupun ada yang positif segera kita koordinasikan dengan Wisma Atlet tanpa menunggu hasil swab (PCR) dengan hasil rapid antigen positif sudah bisa dilakukan rujukan ke Wisma Atlet," kata Widyastuti, Senin (22/2).

Menurut Widyastuti, pihaknya menerjunkan sekitar 150 petugas untuk melakukan tes antigen terhadap para warga di pengungsian banjir. Ratusan petugas itu ada yang menetap di pengungsian untuk melakukan pelayanan kesehatan. Namun, ada juga yang bertugas secara mobile atau berkeliling.

"Kita lakukan statis jadi artinya stay di situ, tapi untuk pengungsian yang kurang dari situ kita dinamis mobile layanan kesehatan. Jadi kita sesuaikan (kondisi di pengungsian)," ujarnya.

Dia menambahkan, sudah ada pengungsi yang dirujuk ke RSD Wisma Atlet lantaran Positif Covid-19. Meski demikian, ia mengaku belum menerima data rinci terkait hal tersebut. "Sudah ada yang dirujuk. Saya detail angkanya belum terima langsung," imbuhnya.

Baca juga : Jokowi Akui Pemeriksaan Covid-19 tak Merata

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19 tetap diterapkan di lokasi pengungsian banjir. Anies mengungkapkan ada sejumlah warga ditemukan positif Covid-19 usai dilakukan pemeriksaan rapid antigen.

"Ada di beberapa lokasi (pengungsian) yang memang ditemukan warga ketika dites antigen hasilnya positif," kata Anies usai memantau Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Ahad (21/2).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement