HNW: Pancasila dan UUD tak Bertentangan dengan Islam

ROL/Wisnu Aji Prasetiyo
Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid
Rep: Dyah Ratna Meta Novia Red: Dwi Murdaningsih

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua MPRI RI Hidayat Nur Wahid mengatakan, empat pilar bangsa yakni Pancasila sebagai ideologi, UUD sebagai konstitusi, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara ini tak bertentangan dengan Islam.

"Bahkan sebenarnya Pancasila dan UUD itu dibuat berdasarkan pemikiran para ulama baik dari  NU, Muhammadiyah, Sarekat Islam,  Masyumi, Partai Islam Indonesia. Jadi bisa dibilang Pancasila, UUD, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika merupakan hasil ijtihad pimpinan umat Islam baik lewat ormas maupun jalur partai Islam," katanya, Sabtu, (23/7).

Oleh karena itu, terang Hidayat, jika PKS pada era sekarang aktif dalam melakukan  sosialisasi empat pilar kebangsaan itu tak bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Namun ini merupakan bentuk konsistensi umat Islam dalam hidup berbangsa dan bernegara.

"Para ulama kita zaman dulu ikut melahirkan Pancasila dan UUD. Makanya tidak bertentangan dengan  Islam," kata Hidayat.

Apalagi perjalanan bangsa ini juga mengalami beberapa perkembangan yang membahayakan. PKI pada tahun  1948 pernah melakukan pemberontakan di Madiun, mereka ingin mengganti ideologi Pancasila di mana sila pertama, Ketuhanan yang Maha Esa diganti dengan ideologi komunis.

"Ini jelas sekali PKI tak sesuai dengan  Pancasila. Sebab dalam ideologi komunis tidak ada Tuhan," ujarnya.

Umat Islam melawan PKI yang tak sesuai dengan nilai Islam dan Pancasila. Jadi umat Islam ini justru yang menjadi penyelamat Pancasila tetap ada hingga saat ini.

 
Berita Terpopuler