Tokonya Disatroni Pencuri, Pemilik Toko Muslim Ini Justru Tawarkan Bantuan

Ia meminta pemuda itu untuk kembali dan meminta bantuannya jika membutuhkan.

Anadolu Agency
Seorang pemilik toko Muslim di Dewsbury, West Yorkshire, Inggris menawarkan bantuan kepada seorang calon pencuri setelah usahanya gagal mencuri ponsel dari tokonya. Tokonya Disatroni Pencuri, Pemilik Toko Muslim Ini Justru Tawarkan Bantuan
Rep: Zahrotul Oktaviani Red: Ani Nursalikah

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Seorang pemilik toko Muslim di Dewsbury, West Yorkshire, Inggris menawarkan bantuan kepada seorang calon pencuri setelah usahanya gagal mencuri ponsel dari tokonya. Upayanya ini tidak membuahkan hasil berkat kunci pintu otomatis.

Baca Juga

Afzal Adam, pemilik toko ponsel kecil tersebut mengunggah video kejadian di mana seorang pemuda terlihat mencoba meninggalkan toko dengan membawa ponsel yang ia jual. Pria tersebut meninggalkan toko setelah menyerahkan perangkat telepon saat Adam membuka kunci pintu.

Namun, Adam lantas menawarkan dukungan kepada pria tersebut melalui cicitan terbaru di Twitter-nya. Ia meminta pemuda itu untuk kembali dan meminta bantuannya jika membutuhkan.

“Saat ini banyak dari kita yang mengalami masa-masa sulit. Jadi jika Anda kesulitan menyediakan makanan di atas meja, silakan kunjungi toko kami untuk melihat bagaimana kami dapat membantu,” tulis Adam dalam unggahannya dikutip Anadolu Agency, Kamis (8/12/2022).

Tidak hanya itu, ia juga menuliskan hadits, "Kasihanilah orang lain dan Anda akan menerima rahmat. Maafkan orang lain dan Allah akan memaafkanmu.”

Kepada Anadolu Agency, Adam mengatakan mereka memasang sistem kunci otomatis selama pandemi Covid-19. Kunci pintu itu hanya dapat dibuka dari bawah meja. Pada saat kejadian, pria itu disebut berusaha kabur setelah memegang dua ponsel senilai sekitar 1.700 pounsterling atau Rp 32,3 juta ke arah pintu keluar.

Namun tak lama, ia seakan menyadari jika pintu tersebut tidak akan terbuka karena terkunci. Dalam rekaman lantas terlihat pelaku kembali dengan sedikit malu untuk mengembalikan telepon yang dipegang ke Hafiz Osman.

“Jadi dia mengembalikan telepon dan kemudian berkata 'Anda tahu, teman saya menyuruh saya melakukan ini' dan 'Saya tidak seperti ini ... teman saya mendorong saya untuk datang ke sini dan mencuri'," ujarnya.

 

Adam berkata kemudian mereka memutuskan melepaskannya karena dia tidak mencuri apa pun. Mereka merasa lebih baik membiarkan dia pergi, daripada jelas-jelas dia mungkin menyebabkan lebih banyak kerusakan.

Ia juga mengatakan tindakan yang ia lakukan itu karena Islam tidak mengajarkan menunjukkan kemarahan dan penindasan. Islam mengajarkan untuk lebih penyayang.

"Jadi lebih baik jika kita menunjukkan semacam kasih sayang kepadanya. Insya Allah, Allah memberinya hidayah. Allah beri kita semua hidayah. Jadi lebih baik biarkan dia pergi," lanjut dia.

Ia berkata jika polisi menelepon dan bertanya apakah dia ingin mengajukan tuntutan, maka dia tidak akan melakukannya. Bersimpati dengan pemuda itu, Adam berkata anak-anak muda di luar sana dan alasan mereka menjadi seperti itu karena didikan yang mereka terima. Cara mereka dibesarkan dan cara teman-temannya berlaku disebabkan oleh keadaan di sekitarnya.

Sebagai Muslim, ia pun menyebut ada baiknya bersimpati terhadap mereka. Setidaknya, cobalah untuk membantu orang-orang ini dan memastikan bahwa mereka berada di jalan yang benar. Adam berkata dirinya telah menerima penghargaan dan dorongan dari seluruh dunia dengan gerakannya. Banyak yang memberi semangat dan pesan atas langkah yang telah ia lakukan.

“Tetapi pada saat yang sama, saya merasa terhormat, bahwa, alhamdulillah ada begitu banyak Muslim di luar sana yang melakukan hal seperti ini,” katanya.

Terlepas dari dukungan yang ia terima, ia juga menerima beberapa komentar negatif atas ajakannya untuk membantu pemuda itu. Namun, sebagian besar merupakan pesan yang positif dan ia merasa sangat luar biasa.

Adam menambahkan, ada sikap negatif terhadap Muslim, yang dipicu oleh beberapa media di Inggris. Tetapi ia tetap berpegang teguh pada keyakinan untuk menunjukkan apa itu Islam sesungguhnya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
Berita Terpopuler