Klub-Klub Erop Turut Sampaikan Belasungkawa atas Tragedi Kanjuruhan

Klub-klub tersebut merasakan duka mendalam.

ANTARA/Aditya Pradana Putra
Suporter meletakkan lilin dan tulisan dalam aksi keprihatinan Tragedi Stadion Kanjuruhan di depan Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Ahad (2/10/2022). Aksi gabungan dari sejumlah kelompok suporter lintas klub sepak bola tersebut menuntut pemerintah dan aparat hukum mengusut tuntas secara adil dan menghukum semua yang bertanggung jawab atas kasus kerusuhan usai pertandingan Arema lawan Persebaya pada Sabtu (1/10) malam di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.
Red: Gilang Akbar Prambadi

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Sejumlah klub Liga Inggris turut menyampaikan ucapan belasungkawa atas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang yang telah memakan korban jiwa.

Baca Juga

Klub-klub seperti Manchester United, Manchester City, dan Liverpool kompak menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada para korban tragedi Malang."Manchester United sangat berduka atas tragedi yang terjadi di Malang. Kami dengan tulus berbelasungkawa kepada korban, keluarga korban, dan semua orang yang terdampak," demikian disampaikan klub via media sosial, Ahad (2/101/2022).

Tak hanya klub Liga Inggris, ucapan duka juga disampaikan klub Barcelona yang menyatakan bahwa mereka tidak membenarkan segala bentuk kekerasan baik di dalam maupun luar lapangan.

"FC Barcelona turut berduka atas kejadian tragis di Stadion Kanjuruhan di Indonesia, dan tidak membenarkan segala bentuk kekerasan baik di dalam maupun di luar lapangan. Kami turut berdukacita sedalam-dalamnya kepada keluarga dan kerabat dari pada korban," tulis @FCBarcelona melalui Twitter resminya.

Laga lanjutan Liga 1 2022/23 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu malam berakhir ricuh setelah sejumlah suporter tim tuan rumah merangsek masuk ke lapangan karena timnya kalah 2-3 dari Persebaya.

Petugas pengamanan berupaya mencegah agar para suporter tersebut tidak turun ke lapangan dan mengejar pemain. Namun imbauan tersebut tidak digubris sehingga tim kepolisian pun pada akhirnya meluncurkan tembakan gas air mata.

Hingga Ahad sore, menurut catatan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri mencatat data sementara jumlah korban meninggal dunia dalam tragedi kericuhan di Stadion Kanjuruhan sebanyak 125 orang.

PSSI sudah membentuk tim investigasi peristiwa di Stadion Kanjuruhan yang dipimpin oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
Berita Terpopuler