Start-up Kesehatan Mental Milik Selena Gomez Himpun Pendanaan Rp 1,48 Triliun

Serena William termasuk salah satu investor yang berinvestasi di startup Selena Gomez

EPA
Startup kesehatan mental yang didirikan oleh bintang pop Selena Gomez, Wondermind, telah mengumpulkan suntikan dana senilai 100 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,48 triliun yang berasal dari berbagai sumber.
Rep: Retno Wulandhari Red: Nidia Zuraya

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Startup kesehatan mental yang didirikan oleh bintang pop Selena Gomez, Wondermind, telah mengumpulkan suntikan dana senilai 100 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,48 triliun yang berasal dari berbagai sumber. 

Baca Juga

Perusahaan dana ventura milik petenis Serena William memimpin pendanaan tahap awal senilai 5 juta dolar AS dan diikuti oleh Lightspeed Venture Partners dan Sequoia Capital. Mantan CEO perusahaan farmasi Allergan, Brent Saunders, juga ambil bagian dalam pendanaan tersebut. 

Selain Selena, Wondermind didirikan oleh dua figur publik lainnya yakni produser Hollywood Mandy Teefey yang juga merupakan ibu dari Selena, serta pendiri buletin budaya pop Newsette Daniella Pierson. Mereka bertemu tepatnya dua tahun lalu. 

“Mereka sangat rentan tentang kesehatan mental sehingga saya benar-benar kagum. Kami memutuskan harus melakukan sesuatu,” kata Pierson dilansir Bloomberg, Kamis (11/8/2022). 

Wondermind berfokus pada isu kesehatan mental. Perusahaan rintisan ini mempromosikan ragam rutinitas yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mental selayaknya seseorang latihan ke pusat kebugaran untuk mendapatkan tubuh yang sehat. 

Gomez mengungkapkan dirinya pernah didiagnosisi gangguan bipolar pada tahun 2020. Dalam sebuah wawancara, Gomez mengaku sering mengalami serangan kecemasan dan depresi selama bertahun-tahun. Sementara sang ibu Teefey mengaku pernah mengalami gangguan ADHD atau attention deficit hyperactivity disorder.

Dalam dua tahun terakhir, investor telah menggelontorkan uang ke startup kesehatan mental dengan total pendanaan mencapai 5,5 miliar dolar AS. Menurut data dari perusahaan analitik CB Insights, angka ini lebih tinggi dua kali lipat dari tahun sebelumnya. 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
Berita Terpopuler