26 Warga Desa Cikedung Peroleh Kompensasi Pipa Minyak Bocor dari Pertamina EP

Mereka yang mendapatkan kompensasi adalah yang terdampak tanamannya terbakar akibat pipa bocor dan meledak.

network /udang bago
.
Rep: udang bago Red: Partner

Pekerja membersihkan sisa tumpahan minyak akibat kebocoran pipa milik PT Pertamina EP Zona 7 Region Jawa di desa Cikedung, Indramayu, Jawa Barat, Senin (9/5/2022). Kebocoran pipa tersebut menyebabkan tumpahan minyak mentah yang mencemari aliran sungai Cidadap sedangkan penyebab peristiwa itu masih dalam penyelidikan. - (ANTARA/Dedhez Anggara)

INDRAMAYU -- Sebanyak 26 warga asal Desa Cikedung, Blok Belik Cidadap, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu peroleh kompensasi atau bentuk ganti rugi dampak dari meledaknya pipa milik PT Pertamina EP (PEP). Penyaluran kompensasi terhadap 26 warga itu dilakukan di Kantor Desa Cikedung, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu.

Mereka yang mendapatkan kompensasi adalah yang terdampak tanamannya terbakar akibat insiden pipa 4 inch trunk line underground Km. 9 SP TGB – SPU C yang bocor dan meledak pada Senin 9 Mei 2022 di Blok Belik Cidadap, Desa Cikedung, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu.

“Alhamdulillah kemarin telah dilakukan pembagian kompensasi ganti rugi tanaman yang terbakar akibat kebocoran pipa minyak milik PT Pertamina EP," kata Camat Cikedung Muhammad Nurulhuda seperti dikutip matapantura.republika.co.id dari laman Diskominfor Indramayu, Selasa (31/5/2022).

Warga menerima kompensasi akibat bocor dan meledaknya pipa milik Pertamina EP. (Diskominfo Indramayu)

Kompensasi ini direalisasikan berkat bantuan Bupati Indramayu Nina Agustina yang telah mengajukan ke pihak Pertamina EP agar pemilik tanaman diberi kompensasi.

Nurulhuda berharap, para petani bisa berlapang dada memaknai terbakarnya tanaman padi dan tetap semangat untuk melanjutkan kegiatan pertanian pada musim gadu.

“Saya berharap petani dapat dengan ikhlas menerima musibah yang telah terjadi. Dan sekarang semangat untuk melanjutkan tanaman padi musim gadu,” ujarnya. n

 
Berita Terpopuler