Nasib Tragis Gerbang Masjid Al Aqsa yang Dilewati Rasulullah

Gerbang Nabi di Masjid Al Aqsa kini sudah ditutup zionis

AP/Mahmoud Illean
Gerbang Nabi di Masjid Al Aqsa kini sudah ditutup zionis. Bentrok di Masjid Al Aqsa
Rep: Hasanul Rizqa Red: Nashih Nashrullah

REPUBLIKA.CO.ID, — Masjid Al Aqsa memiliki sebanyak 15 gerbang yang terletak di sepanjang tembok pagarnya. 

Baca Juga

Mereka adalah Gerbang al-Qaththanin, al-Mathharah, as-Silsilah, al-Magharibah, an-Nazhir, al-Hadid, al-Ghawanimah, al-Asbath, al-Hiththah, dan al-Atam. 

Gerbang al-Magharibah disebut pula Gerbang Buraq karena dekat dengan tembok Masjid Al Buraq. 

Namun, ada satu gerbang pada tembok tersebut yang kini sudah ditutup paksa Yahudi karena di klaim sebagai bagian dari Tembok Ratapan. 

Itu dinamakan sebagai Gerbang Nabi karena diyakini Nabi SAW masuk ke dalam Al Aqsa melaluinya. Senasib dengan Gerbang Nabi ialah Gerbang ar-Rahmah, al-Janaiz, al-Muzdawaj, dan al-Munfarid. Ke empatnya telah diblokade permanen pihak zionis. 

Seperti halnya Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, pesona Masjid Al Aqsa  pun diperindah dengan adanya menara-menara. 

Lokasinya berada persis di atas berbagai gerbang Al Aqsa, seperti Ger bang al-Magharibah, as-Silsilah, atau al-Asbath. 

Selain menara, ada pula kubah-kubah yang memiliki kekhasan tersendiri dalam Al Aqsa . Di samping kubah emas dan perak yang terpasang pada Masjid Qubbah As Sakhrah dan Jami' Qibli, terdapat beberapa kubah lagi yang menarik perhatian. 

Misalnya, Kubah Nabi yang terletak di sisi barat Qubbah As Sakhrah. Kubah yang dibangun pada abad ke-16 M itu menandakan titik tempat Nabi SAW diyakini pernah mendirikan sholat saat Isra Miraj. 

Namun, tak ada keterangan yang sahih untuk memastikan klaim ini. Berdasarkan hadits-hadits, beliau memang masuk Masjid Al Aqsa  dan berjalan di dalamnya sehingga memunggungi As Sakhrah, lalu sholat. Namun, di titik mana persisnya dalam Al Aqsa  beliau sholat, tidak ada yang tahu. 

Contoh lain konstruksi kubah dalam Al Aqsa  ialah Kubah al-Khalili. Letaknya di sisi utara Qubbah As Sakhrah. Bangunan itu didirikan Kesultanan Turki Utsmaniyah pada awal abad ke-18 untuk menghormati seorang pakar fikih, Syekh Muhammad al-Khalili yang wafat pada 1734 M. 

Untuk pengairan, Masjid Al Aqsa  mengandalkan sumber-sumber air yang terpancar dari dalam tanah setempat. Tercatat, ada 25 sumur di dalam kompleks suci itu. Masing-masing digali pada masa yang berbeda-beda. 

Dari jumlah tersebut, setidaknya ada dua sumur terpenting karena terus mengalirkan air hingga kini, yaitu Sumur al-Jannah dan Rumanah.     

 
Berita Terpopuler