Christian Hadinata Sanjung Penampilan Greysia/Apriyani

Menurutnya, sudah lengkap prestasi bulu tangkis Indonesia pada ajang Olimpiade.

Republika/Nonang MR
Christian Hadinata
Rep: Frederikus Bata Red: Muhammad Akbar

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Beragam reaksi mulai terdengar menyikapi pencapaian Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Ganda putri Indonesia itu baru saja meraih medali emas cabang olahraga bulu tangkis di Olimpiade Tokyo 2020.

Pada partai final, yang berlangsung di di Musashino Forest Plaza, Senin (2/8) siang WIB, Greysia/Apriyani menundukkan pasangan China Chen Qingchen/Jia Yifan. Mereka menang dua gim langsung, 21-19, 21-15.

Legenda tepok bulu tanah air, Christian Hadinata turut bersuara. Ia angkat jempol melihat perjuangan para yuniornya itu.

"Ya luar biasa banget. Mereka tidak diunggulkan, biasanya di arena Olimpiade, langganannnya ganda-ganda putri China, Korea Selatan, dan Jepang," kata Christian saat dihubungi Republika.co.id, Senin (2/8).

Sosok kelahiran Purwokerto itu melihat dalam skala yang lebih luas. Greysia/Apriyani tak hanya sukses membuat kejutan.

Tapi meneruskan catatan manis wakil merah putih pada ajang Olimpiade. Khususnya di cabor bulu tangkis.

"Kali ini giliran Indonesia. Mereka penyelamat tradisi emas Olympic, sejak 1992," ujar Christian.

Ia juga sedikit membahas jalannya pertandingan di Musashino Forest Plaza. Sosok yang pada masa jayanya pernah tampil di nomor tunggal putra dan ganda campuran ini memuji pertahanan Greysia/Apriyani.

Beberapa kali, duo srikandi tanah air itu bisa keluar dari tekanan lawan. "Defence bagus. Bola nanggung aja ga mati-mati," ujar Christian.

Menurutnya, sudah lengkap prestasi bulu tangkis Indonesia pada ajang Olimpiade. Semua nomor pernah meraih emas.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
Berita Terpopuler