4 Tempat dengan Risiko Penularan Covid-19 Tertinggi

Perlindungan yang diberikan oleh vaksin Covid-19 tidaklah 100 persen.

EPA-EFE/NARONG SANGNAK
Warga berjalan di depan restoran (Ilustrasi). Restoran dan beberapa tempat lainnya yang menjadi lokasi berkumpulnya orang banyak tetap rawan penyebaran Covid-19, termasuk bagi orang yang telah divaksinasi.
Rep: Adysha Citra Ramadani Red: Reiny Dwinanda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Penasihat Medis Gedung Putih Dr Anthony Fauci mengatakan, ada empat tempat yang masih dia hindari selama pandemi Covid-19. Dr Fauci menilai keempat tempat ini masih sangat berisiko untuk dikunjungi di masa pandemi, meski oleh individu yang sudah divaksinasi Covid-19 lengkap seperti dirinya.

Seperti diketahui, vaksin Covid-19 dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 tersebut. Namun, seperti vaksin-vaksin lainnya, perlindungan yang diberikan oleh vaksin Covid-19 tidaklah 100 persen.

Oleh karena itu, upaya pencegahan lain juga tetap perlu dilakukan dengan baik. Salah satunya adalah dengan menghindari tempat-tempat yang memiliki risiko penularan tinggi.

Berikut ini adalah empat tempat yang dinilai Dr Fauci memiliki risiko penularan Covid-19 tinggi, termasuk untuk individu yang sudah mendapatkan vaksinasi lengkap, seperti dilansir BestLife.

1. Restoran
Saat ini, ada cukup banyak restoran yang sudah kembali membuka layanan makan di tempat. Meski begitu, Dr Fauci memilih untuk menahan diri dan menghindari makan di restoran. Dia mendukung restoran lokal dengan membeli makan untuk dibawa pulang dan disantap di rumah.

"Saya masih menghindari makan di restoran, beli untuk dibawa pulang saja," ungkap Dr Fauci.

2. Pesawat
Setelah satu tahun terkungkung di rumah akibat pandemi Covid-19, banyak orang yang rindu untuk bisa berpergian dan melihat cerahnya langit biru dari dalam pesawat.

Baca Juga


Saat ini, penerbangan sudah bisa dilakukan dengan lebih mudah dibandingkan di masa-masa awal pandemi Covid-19. Akan tetapi, Dr Fauci masih menahan diri untuk tidak berpergian. Khususnya, bila kegiatan berpergian itu menggunakan moda transportasi pesawat terbang.

Dr Fauci mengatakan, dia memiliki beberapa alasan untuk menghindari terbang dengan pesawat. Salah satunya adalah dia merupakan lansia berusia 80 tahun yang tergolong sebagai kelompok berisiko.

3. Ruang Tertutup
Komunikasi melalui telepon atau konferensi video mungkin dapat mengurangi perasaan rindu di masa-masa awal pandemi. Namun, seiring berjalannya waktu, keinginan untuk bertatap muka dengan keluarga, teman, hingga orang-orang terkasih pasti akan muncul.

Orang yang sudah divaksinasi pun cenderung merasa punya perlindungan hingga lebih kendor dalam melaksanakan protokol kesehatan, terutama berkumpul dengan orang lain di ruangan tertutup. Tidak demikian dengan Dr Fauci. 

Dia menerapkan peraturan kunjungan yang ketat di rumahnya. Dr Fauci hanya mengizinkan tamu masuk ke dalam rumahnya bila tamu tersebut sudah divaksinasi lengkap atau sudah menjalani tes Covid-19 sebelumnya.

4. Supermarket
Aktivitas belanja kebutuhan pokok tak bisa dihindari selama pandemi Covid-19. Akan tetapi, Dr Fauci menilai, penting untuk menghindari berbelanja di supermarket atau swalayan pada jam-jam ramai pengunjung.

Dr Fauci biasanya memilih untuk berbelanja di pagi hari karena cenderung lebih sepi pengunjung. Mengingat saat ini ada beberapa varian SARS-CoV-2 baru yang lebih menular, sangat disarankan pula untuk membatasi jam berbelanja. Selain itu, gunakan masker yang pas dengan bentuk wajah selama berbelanja.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
Berita Terpopuler