Lima Masjid Termegah dan Terindah di Singapura

Singapura memiliki masjid termegah dan terindah di Singapura.

Republika/Prayogi
Wisatawan menikmati suasana kawasan Masjid Sultan di Kampung Glam, Singapura, Jumat (16/8).
Rep: Fuji Eka Permana Red: Agung Sasongko

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Luangkan waktu sejenak untuk mengapresiasi keindahan beberapa mahakarya arsitektur di hari raya puasa ini. Kata Camillia Dass dalam artikelnya yang dipublikasikan laman Sg.asiatatler, Selasa (11/5).

Baca Juga


Meskipun tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan sholatnya di masjid tahun ini karena Covid-19, setidaknya umat Islam dapat meluangkan waktu untuk mengagumi beberapa masjid termegah dan terindah di Singapura. 

Masjid Sultan

Masjid Sultan adalah salah satu masjid termegah di Singapura dan merupakan landmark terkenal di Kampong Glam. Masjid yang sering dikunjungi oleh wisatawan yang berharap untuk belajar lebih banyak tentang agama dan budaya, dibangun pada tahun 1824 ketika proposal dibuat untuk membangunnya. Masjid itu dibangun dan siap digunakan dua tahun kemudian.

Masjid Sultan di Singapura. - (google.com)

Pada tahun 1975, masjid ini dinyatakan sebagai bangunan bersejarah yang dilindungi undang-undang pelestarian monumen. Selama bertahun-tahun, bangunan tersebut telah mengalami banyak peningkatan yang disetujui pemerintah yang mencakup pemasangan panel surya pada tahun 2017 untuk mengurangi jejak karbonnya.

Saat ini, masjid masih berdiri dengan bangga, menyambut umat Islam dan turis dari semua lapisan masyarakat.

 

 

Masjid Al-Islah

Jika Anda mencari masjid dengan arsitektur modern, Masjid Al-Islah patut Anda singgahi. Masjid Al-Islah sebenarnya dibangun pada tahun-tahun ketika kampung masih umum di Singapura.

Bahkan dulunya untuk melayani komunitas nelayan melayu hingga diruntuhkan pada tahun 1995 agar lahannya bisa dikembangkan. Selama bertahun-tahun, uang terkumpul untuk membangun masjid kembali dan pada Juni 2015, mimpi ini terwujud dengan selesainya pembangunan masjid yang terletak di Punggol. 

Masjid ini memiliki pintu melengkung dan layar berkisi-kisi yang memungkinkan banyak cahaya masuk dan menerangi ruang sholat.

Masjid Abdul Gafoor

Masjid Abdul Gafoor, yang dinamai menurut Syekh Abdul Gaffoor bin Syekh Hyder, adalah masjid indah yang terletak di sudut yang tenang di Little India. Bangunan ini pertama kali dibangun pada tahun 1859 dengan struktur kayu sederhana. Namun, pada tahun 1910, masjid itu ditingkatkan ke bentuknya yang sekarang. Kemudian mengalami pemulihan seharga 7 juta dolar pada tahun 2003.

Masjid ini istimewa terutama karena arsitekturnya yang unik yang menampilkan pengaruh dari Arab, India, dan periode Renaisans. Dilukis dengan warna-warna cerah hijau dan kuning, masjid ini juga menampilkan tiang-tiang Korintus yang besar dan desain daun yang rumit.

Masjid Abdul Gafoor dinyatakan sebagai monumen nasional pada tahun 1979 dan terus beroperasi hingga hari ini.

 

 

Masjid Maarof

Masjid Maarof merupakan masjid yang terbilang baru dan terletak di Jurong West. Meskipun baru, namanya memang memiliki sejarah yang luar biasa. Faktanya, Masjid Maarof adalah salah satu masjid tertua di Singapura dan berusia 116 tahun.

Pada tahun 2014, gedung baru tersebut diberi nama Masjid Maarof yang merupakan bagian dari upaya Islamic Religious Council of Singapore (Muis) untuk menghidupkan memori masjid di Singapura yang sudah tidak ada lagi.

Masjid Maarof menawarkan desain modern yang indah dan luas dengan pola Islami di sepanjang bagian luar bangunan. Yang benar-benar menakjubkan dari masjid ini adalah memiliki atap transparan yang indah menyambut di bawah sinar matahari, memberikan kesan ruangan yang sangat terbuka dan lapang.

Masjid Assyafaah

Masjid Assyafaah adalah masjid baru yang dibangun di bawah program dana pembangunan masjid Muis tahap tiga. Program ini bertujuan untuk melayani kebutuhan komunitas Muslim di wilayah utara Singapura dan dibangun sebagai pengganti dua masjid tua yang ditutup di wilayah tersebut.

Masjid ini dibuka pada tahun 2004 dan dapat menampung sekitar 4.000 orang dalam satu waktu.

 

Yang membuatnya istimewa adalah sentuhan modern yang indah dan langit-langit yang menjulang tinggi yang dimulai sebagai upaya untuk menciptakan masjid modern yang berbeda dari yang lebih tua dan lebih tradisional.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
Berita Terpopuler