Seluruh Klub Inggris Mundur dari Liga Super Eropa

Chelsea menjadi tim pertama yang dilaporkan mundur dari Liga Super Eropa.

AP Photo/Jon Super
Suporter sepak bola memasang spanduk protes di luar Stadion Old Trafford Manchester United, Manchester, Inggris, Senin 19 April 2021, menentang pembentukan Liga Super Eropa.
Red: Muhammad Akbar

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Seluruh klub Inggris yang pada Ahad (18/4) serempak mengumumkan pembentukan Liga Super Eropa, pada Rabu dini hari WIB secara bergantian menyatakan mundur dari kompetisi tengah pekan tandingan Liga Champions tersebut.

Keenam tim tersebut adalah Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester City, Manchester United, dan Tottenham Hotspur, yang sebelumnya menjadi bagian dari tiga tim Italia dan tiga tim Spanyol serta menyatakan diri sebagai pendiri Liga Super Eropa.

Chelsea menjadi tim pertama yang dilaporkan sudah menyiapkan dokumen pengunduran diri, setelah pertandingan Liga Inggris mereka kontra Brighton & Hove Albion harus tertunda karena bus the Blues kesulitan memasuki kompleks Stamford Bridge.

Namun, City jadi klub Inggris pertama yang secara resmi mengumumkan mereka tengah menempuh proses yang dibutuhkan untuk mengundurkan diri dari Liga Super Eropa.

Lantas tak lama berselang dalam waktu yang hampir serempak Arsenal, Liverpool, MU, dan Tottenham merilis pernyataan mundur mereka dalam laman resmi masing-masing.

"Liverpool mengonfirmasi keterlibatan kami dalam rencana pembentukan Liga Super Eropa tidak dilanjutkan. Dalam beberapa hari terakhir, klub menerima perwakilan dari berbagai pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal, dan kami berterima kasih atas kontribusi mereka," tulis Liverpool.


Baca juga : Pelatih Real Madrid Angkat Bicara Soal Liga Super Eropa

"Manchester United tidak akan berpartisipasi dalam Liga Super Eropa. Kami mendengarkan baik-baik reaksi para suporter, Pemerintah Inggris, dan berbagai pemangku kepentingan," tulis MU, yang juga sebelumnya mengonfirmasi Ed Woodward bakal mundur dari jabatan wakil ketua eksekutif klub pada pengujung 2021.

Sementara itu, Ketua Umum Tottenham Daniel Levy mengaku pihaknya menyesali kekisruhan dan kemarahan yang diakibatkan atas Liga Super Eropa.

"Kami berterima kasih kepada para suporter yang terus memberikan pertimbangan mereka," kata Levy dalam laman resmi Tottenham.

Sementara, Dewan Manajemen Arsenal menuliskan surat terbuka kepada para suporternya dan mengakui bahwa mereka mengambil keputusan yang salah sebelumnya.

"Tujuan kami adalah untuk terus mengambil keputusan tepat demi klub hebat ini, demi menjaga masa depan, dan membawa kami melangkah maju," tulis surat tersebut.

"Kami tidak mengambil keputusan yang tepat, harus kami sadari. Kami mendengar kalian," tulis surat yang sama.

Dengan perkembangan terbaru ini, Liga Super Eropa hanya menyisakan tiga klub Italia, yakni AC Milan, Inter Milan, dan Juventus serta tim-tim Spanyol, di antaranya Atletico Madrid, Barcelona, dan Real Madrid, yang presidennya, Florentino Perez, didapuk sebagai ketua umum Liga Super Eropa.


Baca juga : Jika Juara Piala Menpora, Pemain Persib Bakal Banjir Bonus

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
Berita Terpopuler