Ulama Muslim Internasional Serukan Negara Islam Bantu Sulbar

IUMS meminta negara-negara Islam dan organisasi kemanusiaan untuk bantu Sulbar

Antara/Sigid Kurniawan
Foto aerial Rumah Sakit Mitra Manakarra yang rusak akibat gempa bumi magnitudo 6,2 di Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (16/1/2021).
Rep: Kiki Sakinah Red: Esthi Maharani

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Persatuan Ulama Muslim Internasional (IUMS) pada Sabtu (16/1) menyampaikan belasungkawa kepada Indonesia atas para korban gempa berkekuatan 6,2 skala Richter yang mengguncang Sulawesi Barat.

Dalam sebuah pernyataan, dilansir di Anadolu Agency, Ahad (17/1), Sekretaris Jenderal IUMS Ali al-Qaradaghi meminta negara-negara Islam dan organisasi kemanusiaan untuk memberikan bantuan darurat kepada Indonesia pasca gempa tersebut.

Pusat Pengendali Operasi Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) mencatat hingga Sabtu pukul 20.00 WIB, korban meninggal dunia akibat gempat di Sulawesi Barat pada Jumat (15/1) itu mencapai 56 orang. Sekitar 15.000 orang telah dievakuasi ke 15 tempat penampungan dari daerah bencana.

Selain itu, terdapat 637 korban luka di kabupaten Majene dengan rincian antara 12 orang luka berat, 200 orang luka sedang dan 425 orang luka ringan. Sedangkan di Kabupaten Mamuju terdapat 189 orang mengalami luka berat atau rawat inap.

Seperti diketahui, sejumlah bangunan di kota Mamuju roboh akibat gempa yang terjadi pada Jumat pukul 02.28 Wita. Gempa bumi tersebut berpusat pada 6 km (3,73 mil) timur laut kota Majene pada kedalaman 10 km.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
Berita Terpopuler