Pertanyaan dari Lineker Seusai MU Duduki Posisi Puncak

MU berjarak tiga poin dari Liverpool.

AP/Clive Brunskil/POOL GETTY
Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer berjalan ke lapangan sebelum pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Burnley dan Manchester United di Burnley, Inggris, Selasa, 12 Januari 2021.
Rep: Hartifiany Praisra Red: Gilang Akbar Prambadi

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester United berhasil mengalahkan Burnley di Stadion Turf Moor, Burnley, Rabu (13/1). Hasil 1-0 dari gol Paul Pogba membawa Manchester United naik ke puncak klasemen Liga Primer Inggris. 


Legenda sepak bola Inggris, Gary Lineker melempar pertanyaan melalui akun Twitter pribadinya. Dia bertanya mengenai pihak yang keberatan dengan Manchester United yang berada di puncak klasemen. 

"Jadi Manchester United berada di puncak Liga Primer. Apa-apaan yang dilakukan para pembuat malapetaka 'Ini Manchester United' sekarang?" tulis Lineker dilansir dari laman Manchester Evening News.

Sementara itu pandit sepak bola Inggris, Gary Neville percaya Manchester United berhasil membuktikan diri sebagai penantang gelar. Hal ini ditunjukkan dari penampilan Setan Merah selama dua bulan ini. "Ini musim yang aneh, jika anda bertanya kepada saya di awal musim (Manchester United bisa meraih gelar), saya akan mengatakan tidak ada peluang, karena mereka sama sekali tidak mendekati level konsistensi. Tapi saya duduk disini malam ini, mengapa penggemar Manchester United harus tidak percaya?" kata Neville. 

"Anda lihat di lini depan, Cavani, Rashford, Martial, Greenwood; empat gelandang, Fernandes yang tidak dalam penampilan terbaiknya malam ini. Tapi kemudian Pogba benar-benar fantastis. Tim lain sedang tidak dalam momen yang hebat," kata Neville. Neville turut menunjuk tim satu kota Manchester United, Manchester City yang berada di zona nyaman klasemen. Meski berada di papan tengah, namun Neville yakin Manchester City bisa jadi ancaman bagi para tim papan atas, termasuk Manchester United. 

"Mereka adalah orang yang tenang, duduk di tengah-tengah kelompok. Tidak ada yang benar-benar membicarakan mereka. Tetapi mereka mulai mencapai bentuk yang sangat bagus dan mereka akan jadi bahaya yang nyata," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
Berita Terpopuler