Situasi Keuangan Inter Milan Sulit, Dewan Klub Adakan Rapat

Suning dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk menjual saham klub.

EPA/
Presiden Inter Milan Steven Zhang
Rep: Anggoro Pramudya Red: Endro Yuwanto

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Perusahaan ekuitas swasta BC Partners dilaporkan telah memulai analisis situasi keuangan klub Serie A Liga Italia, Inter Milan. Perusahaan itu segera melakukan rapat dewan luar biasa yang akan berlangsung pada Kamis (14/1) waktu setempat.

Sumber terpercaya di Inter mengatakan kepada Sky Sports dilansir Football Italia, Kamis (14/1), kemungkinan untuk menjual saham klub harus dianggap sebagai peluang positif. Sumber itu menegaskan apabila kekhawatiran soal masa depan klub tidak pernah sekalut ini.

BC Partners merupakan dana yang mengevaluasi kelompok wirausaha dengan mempertimbangkannya untuk berinvestasi. Menurut Il Sole 24 Ore, di akhir uji tuntas akan ada penilaian nilai pun keuangan klub, yang nilainya kurang dari 1 miliar euro. Alhasil, Suning bisa menjual saham mayoritas di klub.

Sementara itu dalam rapat dewan luar biasa, Presiden Inter Steven Zhang akan berpartisipasi melalui jarak jauh dari China. Dirinya akan membahas Suning Holding Group untuk masa depan klub.

Sebelumnya, CEO Inter Giuseppe Marotta mengonfirmasi bahwa Suning sedang mempertimbangkan untuk menjual saham klub. Akan tetapi, ia tak memiliki wewenang khusus untuk berbicara lebih jauh soal situasi klub asal kota mode Italia saat ini.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
Berita Terpopuler