Pirlo Akui Juventus Sempat Kehilangan Fokus di Laga Vs Genoa

Juventus harus tampil hingga 120 menit untuk bisa menuntaskan perlawanan Genoa.

EPA-EFE/ELISABETTA BARACCHI
Pelatih Juventus Andrea Pirlo.
Rep: Reja Irfa Widodo Red: Endro Yuwanto

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Juventus akhirnya bisa memastikan satu tempat di babak perempat final Coppa Italia setelah menundukan Genoa, 3-2, di fase babak 16 besar, Kamis (14/1) dini hari WIB. Namun, kemenangan atas Il Grifone itu tidak diraih dengan mudah oleh pasukan I Bianconeri.

Juventus harus tampil hingga 120 menit untuk bisa menuntaskan perlawanan Genoa. Unggul dua gol saat laga baru menuntaskan menit ke-25 via gol Dejan Kulusevski dan Alvaro Morata, Juventus gagal mempertahankan keunggulan tersebut. Pada menit ke-28, Genoa mampu membalas lewat gol dari Lennart Czyborra.

Kemudian gelandang pinjaman dari Atalanta, Filippo Melegoni, bisa membawa Genoa menyamakan kedudukan pada menit ke-74. Si Nyonya Tua berupaya keras untuk bisa kembali mencatatkan keunggulan, termasuk dengan memasukan pengoleksi lima gelar Ballon d'Or, Cristiano Ronaldo, saat laga tinggal tersisa dua menit. Namun, skor imbang, 2-2, bertahan hingga babak kedua usai.

I Bianconeri akhirnya bisa memecah kebuntuan, sekaligus kembali unggul, pada menit ke-105. Adalah pemain debutan di tim utama I Bianconeri, Hamza Rafia, yang berhasil membawa Juventus unggul. Gelandang serang berusia 21 tahun itu memanfaatkan kemelut di mulut gawang Genoa usai menyambut umpan dari Morata. Gol itu pun menjadi gol terakhir di laga tersebut, sekaligus mengantarkan Si Nyonya Tua ke babak perempat final Coppa Italia.

Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, mengakui, anak-anak asuhnya sempat kehilangan fokus pada babak kedua. Tampil apik pada sepanjang babak pertama, para penggawa I Bianconeri justru tidak bisa mempertahankan konsentrasi dan fokus pada babak kedua.


1

''Kami mempersulit diri kami sendiri di laga itu. Di babak pertama, kami tampil begitu baik. Namun, kami sempat kehilangan fokus dan konsentrasi, dan laga ini menjadi semakin sulit. Hal itu sangat disayangkan karena seharusnya kami bisa mengendalikan situasinya dengan lebih baik,'' ujar Pirlo kepada RAI Sports dilansir Football-Italia, Kamis (14/1).

Mantan gelandang AC Milan dan Juventus itu pun menilai, kehadiran sejumlah penggawa muda Juventus di laga ini kemungkinan besar membuat performa Si Nyonya Tua sempat goyah. Di laga tersebut, Pirlo memang menempatkan tiga penggawa muda di starting line-up I Bianconeri. Mulai dari bek tengah, Radu Dragusin, winger Wesley, dan Manuel Portanova. Pun dengan pahlawan kemenangan Juventus di laga ini, Hamza Rafia, yang masuk menggantikan Portanova pada pengujung babak kedua.

Terlepas dari kondisi itu, Pirlo tetap mengakui, Si Nyonya Tua memang cenderung kehilangan fokus saat sudah unggul terlebih dahulu. Alhasil, peningkatakan manajemen permainan menjadi aspek yang mesti dibenahi Si Nyonya Tua di laga-laga berikutnya.

''Ada begitu banyak pemain muda, yang baru merasakan pengalaman tampil di level ini. Jadi, wajar apabila ada sejumlah kesalahan. Namun, harus diakui, kami kurang konsentrasi, terutama saat telah unggul lebih dulu. Jadi, kami mesti bisa meningkatkan aspek manajemen permainan,'' kata Pirlo.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
Berita Terpopuler