Marotta Akui Suning Bakal Jual Saham Inter Milan

Saat ini diskusi dengan beberapa investor luar sedang digelar.

EPA-EFE/Ina Fassbender
CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta.
Rep: Anggoro Pramudya Red: Endro Yuwanto

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- CEO Inter Milan Giuseppe Marotta membenarkan bahwa saat ini Suning Group tengah mempertimbangkan untuk menjual saham Inter. Saat ini diskusi dengan beberapa investor luar sedang digelar.

"Pemilik sedang menimbang peluang untuk kepwntingan Inter dan menghormati sejarah klub," kata Marotta kepada Radio Rai dikutip Football Italia, Kamis (14/1).

Rumor tentang penjualan klub asal kota mode Italia pertama kali disiarkan surat kabar olahraga, Il Corriere dello Sport, pertengahan Desember lalu.

Laporan itu mengatakan, Bank Rothschild memiliki mandat untuk menjual klub, serta mencari investor baru menggantikan Lion Rock sebagai pemegang saham minoritas.

Namun, melalui Presiden Inter Steven Zhang membantah laporan tak berdasar tersebut. Dirinya menyangkal dan menyatakan pemberitaan itu palsu. Suning Group masih merupakan pemegang saham terbesar di klub berjuluk i Nerazzurri.


1

Akan tetapi, kini laporan lain muncul dan mengatakan terdapat ketertarikan dari pihak luar untuk berinvestasi pun membeli saham mayoritas La Beneamata.

Bc Partners dinilai sangat ingin berinvestasi ke klub yang bermarkas di Stadion Giuseppe Meazza, dan tak menutup kemungkinan untuk mengakusisi seluruh saham mayoritas Suning. Akan tetapi, Marotta tak mau berbicara panjang lebar soal masa depan Inter dan Suning. Ia menyerahkan seluruh persoalan tersebut kepada pihak terkait.

"Kami tahu bisa mengandalkan dasar yang kokoh, karena kami kompak. Mereka adalag rumor yang terus melayang-layang di atas kepala dan seharusnya tidak kami pedulikan," sambung Marotta.

Suning Holding Group merupakan perusahan asal China, yang telah memegang saham mayoritas Inter sejak 2016 lalu. Adapun, Zhang dinobatkan sebagai presiden klub pada 2018.

Perjalanan Inter di bawah ceruk Suning Group terbilang cukup memuaskan. Sang Biru-Hitam mampu kembali ke ajang Liga Champions setelah absen selama enam musim.

Selain itu. Inter juga berhasil finis di peringkat kedua klasemen Serie A Liga Italia 2019/2020, sekaligus kembali menjadi penantang serius bagi Juventus yang kerap mendominasi kompetisi domestik selama sembilan musim berturut.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
Berita Terpopuler