Newcastle Kalah Lagi, Steve Bruce Salahkan VAR

Hasil buruk yang menimpa Newcastle United membuat Steve Bruce menjadi sorotan.

EPA-EFE/Lee Smith
Pelatih Newcastle United, Steve Bruce, bertekad mencuri kemenangan dari tuan rumah Manchester City.
Rep: Hartifiany Praisa Red: Agung Sasongko

REPUBLIKA.CO.ID,  NEWCASTLE -- Hasil buruk yang menimpa Newcastle United membuat Steve Bruce sebagai pelatih menjadi sorotan. Desakan agar Steve Bruce mundur menguat usai Newcastle kalah dari Sheffield United dengan skor akhir 0-1 pada Rabu (13/1) dini hari WIB.

Baca Juga


Pertandingan itu mencatatkan kemenangan pertama Sheffield United di Liga Premier. Namun kekalahan Newcastle itu memicu penekanan Bruce untuk mmundur dari posisinya setelah belum pernah menang sejak 12 Desember lalu.

Kekalahan tersebut merupakan imbas dari gol penalti Sheffield United di menit 73 oleh Billy Sharp. VAR pun sempat diputar untuk melihat apakah Federico Fernandez memang benar-benar handball di kotak penalti.

"Saya harus mengatakan keputusan penalti itu buruk. Saya bertanya kepada wasit kenapa dia tidak memberikannya sejak awal dengan mengatakan Fedi tak sengaja menyentuh. Saya tidak melihat bagaimana dia mengatakan itu, ketika kamu berlari tentu tanganmu akan ikut bergerak dan saya lihat itu seperti hal yang menyimpang bagi saya," kata Bruce dilansir dari laman Sky Sports.

Namun Sharp juga diselamatkan VAR dan hanya dijatuhi kartu kuning saat melanggar Fabian Schar. Bruce pun menyoroti pelanggaran itu dengan wasit yang tidak tegas pada Sharp. "Yang jelas, saya tidak ingin melihat orang diusir. Tetapi pelanggaran Billy Sharp pada Fabian Schar adalah aib," kata Bruce.

"Dia beruntung tidak melakukan kesalahan serius padanya. Yang jelas, itulah alasan kenapa VAR seharusnya ada disini. Kami sudah terlalu banyak membicarakannya, kami mungkin tidak mendapatkan apa-apa dari permainan kecuali untuk itu, untuk memutuskan sesuatu seperti itu adalah buruk," kata Bruce. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
Berita Terpopuler