Proses Kepindahan Bale ke Spurs masih Terganjal

Padahal Bale sudah sangat ingin pulang.

EPA-EFE/Rodrigo Jimenez
Gareth Bale
Rep: Muhammad Ikhwanuddin Red: Gilang Akbar Prambadi

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Proses kepindahan  Gareth Bale dari Real Madrid ke Tottenham Hotspur masih terganjal beberapa masalah. Pelatih Spurs, Jose Mourinho masih ngotot mendatangkan Bale ke London Utara. 


Seperti diberitakan Metro, Rabu (16/9), Mourinho diperingatkan tentang sulitnya membuat Bale betah di satu tempat. Selain itu, belum jelas siapa yang akan membayar upah Bale sebesar 600 ribu poundsterling per pekannya. 

Mourinho sudah berniat mendatangkan Bale sejak 2017 ketika masih melatih Manchester United. Ternyata hingga kini, juru taktik asal Portugal itu masih kepincut dengan Bale. 

"Saya tidak bisa membelinya karena dia tidak berbicara apapun," kata Mourinho seperti dilansir ESPN, Rabu (16/9). 

Setelah mengetahui Bale ingin hengkang, Mourinho memastikan bakal membuat pemain asal Wales itu merasa betah. Pasalnya, ia menjamin akan memberi jam terbang kepada Bale karena sedang membutuhkan dukungan di lini serang.

Bale diklaim sudah tidak mendapat kepercayaan dari Zinedine Zidane sebagai pemain skuat utama. Musim lalu, ia hanya tampil 20 kali di semua kompetisi. Melihat peluang ini, Spurs ingin merekrut Bale dengan cara meminjamnya. 

Agen Gareth Bale, Jonathan Barnett membenarkan keinginan kliennya untuk kembali ke Spurs. Sebab, Bale menjadikan kepulangan ke klub berjuluk The Lilywhites adalah keinginan utamanya saat ini. 

"Gareth masih mencintai Spurs. Kami sedang bernegosiasi. Ke sana (Spurs) Bale ingin pergi. Kesepakatan sudah dekat tapi belum selesai," ujarnya kepada BBC Sport.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
Berita Terpopuler