Musim NBA Bisa Setop Jika Makin Banyak Pemain Terpapar Covid

NBA dijadwalkan kembali digulirkan pada 30 Juli 2020 di Florida, Orlando, Amerika.

EPA-EFE/ETIENNE LAURENT
Komisioner NBA Adam Silver
Red: Israr Itah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisaris NBA Adam Silver mengatakan musim NBA bisa saja dihentikan lagi jika jumlah pemain yang terpapar Covid-19 terus bertambah menjelang kelanjutan liga basket tersebut. NBA dijadwalkan kembali digulirkan pada 30 Juli 2020 di Florida, Orlando, Amerika Serikat.


NBA sempat menghentikan musim pertandingannya pada pertengahan Maret 2020 setelah seorang pemain terbukti positif terinfeksi virus corona. Namun, NBA kemudian berencana melanjutkan kembali pada akhir Juli 2020 di Disney World, Florida dengan total 22 tim.

“Meski demikian, jika jumlah pemain NBA yang terpapar virus corona terus bertambah banyak, maka musim ini bisa saja dihentikan kembali,” kata Silver dilansir dari Reuters, Sabtu (27/6).

Menurut dia, jumlah kasus COVID-19 di Florida akhir-akhir ini melonjak tajam. Akan tetapi, area kampus yang nantinya digunakan para pemain untuk singgah sekaligus berlatih telah dirancang sedemikian rupa agar mampu menekan penyebaran virus tersebut.

Pernyataan Silver itu juga berkaitan dengan adanya laporan dari NBA yang menyebutkan sebanyak 16 dari total 302 pemain dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani tes pada 23 Juni lalu. Namun pihak NBA tidak mengungkap identitas para pemain tersebut.

Sementara itu, seluruh pemain dijadwalkan akan bertolak menuju Orlando pada 7 Juli 2020.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
Berita Terpopuler