Arab Saudi Berduka Atas Kematian Pertama Dokter Kasus Covid

Seorang dokter di Arab Saudi, Naeem Chaudhry, meninggal setelah tertular virus corona

Arabnews
Arab Saudi: Naeem Chaudhry meninggal di Makkah Arab Saudi.
Rep: Arabnews Red: Elba Damhuri

REPUBLIKA.CO.ID 


  • Ahli bedah Pakistan Naeem Chaudhry meninggal di Makkah di mana ia bekerja di Rumah Sakit Umum Hira.
  • Dia tertular virus selama pekerjaannya membantu pasien corona, bukan dari siapa pun yang berasal dari luar rumah sakit

MAKKAH -- Seorang ahli bedah Pakistan di Arab Saudi menjadi dokter pertama yang meninggal akibat penyakit coronavirus, COVID-19. 

Naeem Chaudhry meninggal dua hari lalu di Makkah di mana ia bekerja di Departemen Bedah Umum di Rumah Sakit Umum Hira

Wael Hamzah Mutair, direktur jenderal Urusan Kesehatan Makkah, mengatakan, pihaknya sangat sedih atas kematian ini. Makkah, kata dia, telah kehilangan salah satu ahli bedah umum yang paling terampil dan terkemuka.

Chaudhry adalah sebagai salah satu pekerja garis depan yang telah memainkan peran penting dalam perang melawan COVID-19 di Kerajaan Arab Saudi. Saudi memastikan Chaudhry tertular virus selama pekerjaannya, bukan dari siapa pun di luar rumah sakit. 

"Satu-satunya masalah kesehatan yang ada adalah tekanan darah tinggi," Mutair menambahkan.

Otoritas Kesehatan Makkah telah melihat banyak contoh pengabdian, ketekunan dan pengorbanan di antara petugas kesehatan. Bahkan ketika anggota keluarga telah dites positif mereka tetap teguh dalam tugas dan terus melakukan yang terbaik untuk melindungi negara dan warganya. 

Chaudhry meninggalkan seorang istri dan tiga putri, yang tinggal di Makkah.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
Berita Terpopuler