Persib Minta Bobotoh Displin Jalani Protokol Kesehatan

Disiplin protokol kesehatan jadi kunci bagi Indonesia agar virus ini bisa ditaklukan.

Republika/Hartifiany Praisra
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Kamis (27/2).
Rep: Hartifiany Praisa Red: Agung Sasongko

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung tengah harap-harap cemas menantikan nasib kompetisi Liga 1 2020. PSSI akan mengumumkan keberlangsungan kompetisi pada 29 Mei mendatang.


Pelatih Persib, Robert Rene Alberts mengaku menantikan keputusan tersebut. Dia berharap kompetisi bisa kembali dilanjutkan.

"Untuk saat ini, kami menunggu tanggal 29 Mei yang merupakan hari menentukan untuk sepakbola di Indonesia. Tapi satu hal yang sangat penting sebelum lebaran atau Idul Fitri, orang-orang harus tetap ikuti aturan dari pemerintah dan otoritas kesehatan," kata Robert, Sabtu (23/5).

Pelatih asal Belanda ini tidak menampik sudah sangat merindukan atmosfer stadion. Namun dia paham jika kompetisi kembali dilanjutkan pun akan digelar tanpa penonton.

"Jika ingin sepakbola kembali dan bisa memenuhi stadion lagi, orang-orang harus menjaga jarak satu sama lain, melakukan social distancing dan mengikuti semua instruksi pemerintah agar sebaran virus bisa diatasi," katanya.

Dia pun memberi pesan agar masyarakat bisa disiplin dalam menjalani protokol kesehatan. Disiplin pun menjadi kunci bagi Indonesia agar virus ini bisa ditaklukan.

"Jika ingin memerangi virus ini, semua harus melawan bersama-sama, semua harus disiplin. Ini pesan yang sangat penting," katanya.

Robert berjanji akan segera mengumpulkan pemain jika keputusan PSSI melanjutkan kompetisi sudah bulat. Persib pun akan menjadwalkan untuk mengumpulkan pemain.

"Kami harus melakukan penjadwalan perjalanan bagi pemain yang berada di Brasil, Swedia dan Belanda, dimana itu adalah tempat yang ditinggali oleh pemain asing kami sekarang," katanya.

Sebaliknya, jika kompetisi dibubarkan, Robert akan bertemu dengan jajaran manajemen untuk berdiskusi rencana Persib ke depan.

"Jika liga tidak dilanjutkan, tentunya manajemen dan tim pelatih juga akan bertemu untuk membahas bagaimana rencana di masa depan," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Berita Terkait
Berita Terpopuler