Para Pembalap F1 Dukung Rencana Balapan tanpa Penonton

F1 berniat memulai musim kompetisinya tahun ini dengan dua balapan tertutup.

Autosport
Logo Baru F1
Red: Endro Yuwanto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Para pembalap Formula 1 (F1) mendukung sepenuhnya rencana untuk memulai musim balapan yang tertunda karena pandemi virus corona dengan menggelar balapan tanpa penonton. Ketua Asosiasi Pembalap Grand Prix (GPDA) Alex Wurz menyatakan, F1 berniat memulai musim kompetisinya tahun ini dengan dua balapan di balik sirkuit tertutup di Red Bull Ring, Austria, pada Juli.

Dilanjutkan balapan dengan kondisi serupa di sirkuit Eropa lainnya. Dan jika memungkinkan tur dilanjutkan ke Asia, Timur Tengah, dan Amerika. Wurz mengatakan kepada Sky Sports jika para pembalap sebenarnya lebih memilih balapan di depan riuh penonton, namun pembalap paham jika kondisi saat ini tak akan memungkinkan.

"Saya kira tak ada satu pun di dunia balap, pembalap atau secara pribadi, bukan penggemar ghost race (balapan tanpa penonton)," kata Wurz, mantan pembalap Benetton dan McLaren itu, seperti dikutip Reuters, Sabtu (23/5).

Menurut Wurz, semua pembalap yang ia ajak bicara setuju untuk tetap menggelar balapan. F1 tahun ini harus kehilangan tiga grand prix (GP) yang dibatalkan; Australia, Prancis, dan Monako, dan tujuh lainnya tertunda. Rencana awal adalah mengirim tujuh tim yang bermarkas di Inggris ke Austria lewat penerbangan sewa dan menghindarkan pembalap membuat kontak dengan populasi setempat.

Para staf dan kru juga akan menjalani prosedur ketat kesehatan termasuk tes rutin Covid-19. "F1 adalah industri global, dan seperti setiap pemerintah di dunia, kami mencoba untuk memulai kembali industri ini, ekonomi ini, karena orang-orang, keluarga, tanggungan bergantung kepadanya. Dan itu sama dengan F1," kata Wurz.



sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Berita Terkait
Berita Terpopuler