Keluarga akan Berperan dalam Kepindahan Pogba ke Juventus

Dorongan keluarga sangat berperan dalam keputusan Pogba.

AP Photo/Matt Dunham
Paul Pogba
Rep: Frederikus Bata Red: Endro Yuwanto

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Paul Pogba tidah meraih kesuksesan dalam petualangan pertama saat menembus tim utama Manchester United (MU). Tepatnya pada 2011 hingga 2012.

Sulit bagi Pogba berada di starting XI Iblis Merah kala itu. Walhasil, sang gelandang pun mencari klub lain.

Pada Juli 2012, jagoan tim nasional Prancis itu berlabuh di Juventus. Menurutnya, dorongan keluarga sangat berperan dalam keputusannya berkostum hitam-putih.

"Kakak benar-benar marah ketika aku tidak bermain. Dia mengatakan kepadaku. 'Jika mereka tidak menginginkan kau di sini, pergi saja ke tempat lain. Mereka akan melihat'," demikian pernyataan Pogba, menirukan ucapakan saudaranya, dikutip dari ESPN, Senin (13/4).

Ibunya juga menginginkan hal serupa. Sang ibu menyarankan Pogba mencari klub lain agar bisa memiliki jam bermain lebih.

Namun pada suatu waktu, anaknya kembali ke Old Trafford. Skenario yang diinginkan orang tua Pogba tercapai.

Pada 2016, Pogba kembali berseragam MU. Iblis Merah mengeluarkan 105 juta euro demi memulangkan jebolan akademi mereka ke Old Trafford.

"Ibuku selalu mengatakan,'kamu akan kembali ke Manchester, jangan khawatir'. Saya melakukannya," tutur Pogba.

Namun belakangan sang gelandang mulai dirumorkan bakal hengkang dari Iblis Merah. Juventus salah satu klub yang dikaitkan dengan Pogba. Selain Juve, Real Madrid juga menginginkan jasa peraih Piala Dunia 2018 itu.

 
Berita Terpopuler