Pep Guardiola: Kalian akan Lebih Kuat dan Gemuk

Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengaku rindu dengan sepak bola.

AP/Rui Virera
Pep Guardiola
Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi Red: Agung Sasongko

 


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengaku rindu dengan sepak bola. Namun, pelatih asal Spanyol itu tetap mengingatkan untuk tetap berada di rumah selama penanganan pademi virus corona (Covid-19).

"Kami rindu sepakbola. Kami merindukan kehidupan yang kami alami beberapa hari lalu, tapi sekarang saatnya untuk mendengarkan, mengikuti ilmuwan, dokter dan para perawat," kata Guardiola sebagai bagian peluncuran kampanye 'Cityzens at Home' dikutip dari Daily Nation, Selasa (31/3).

Mantan gelandang Barcelona ini pun berkelakar ketika pademi corona berakhir. 

 

"Kalian adalah keluarga sepak bola saya, dan kami akan melakukan segala yang mungkin agar membuat kalian merasa lebih baik. Kita akan kembali lebih kuat, lebih baik, dan sedikit lebih gemuk. Tetap di rumah, tetap aman," kata dia.

Diketahui, seluruh liga di dunia saat ini mengalami penundaan karena meluasnya wabah Covid-19. Dan pemerintah di masing-masing negara menerapkan kebijakan tersendiri dalam upaya penanggulangan. Di Inggris, pemerintah telah menginstruksikan seluruh warganya untuk tetap tinggal di rumah dan hanya bepergian jika mendesak untuk kebutuhan makan dan berolahraga.

Liga Primier sendiri ditunda setelah rapat darurat yang diadakan pada 13 Maret lalu, yang didahului dengan penangguhan laga antara Manchester City dan Arsenal selepas kabar manajer The Gunners, Mikel Arteta dinyatakan positif terpapar Corona. Beberapa pekan setelah itu, operator kompetisi mengonfirmasi bahwa seluruh kegiatan sepakbola di Inggris tidak akan dimulai kembali paling lambat hingga 30 April.

Dan, di saat Inggris terus memerangi virus corona, Guardiola mendesak agar semua orang selalu patuh pada aturan yang ditetapkan pemerintah sampai semua kehidupan kembali berjalan normal.

 

City, selain menggalang donasi bersama Manchester United, sebelumnya telah menawarkan penggunaan Etihad Stadium kepada Pelayanan Kesehatan Nasional (NHS) atau program layanan kesehatan masyarakat Inggris sebagai pusat pelatihan tenaga medis. Guardiola sendiri telah menyumbangkan satu juta euro untuk membantu membeli pasokan alat medis untuk memerangi pandemi coronavirus di negara asalnya Spanyol.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Berita Terkait
Berita Terpopuler